Dunia Lingga

Belanja Keperluan Food Preparation Seminggu di Alfamart Online


Setelah punya anak dua, berasa banget ribetnya kalau menyiapkan makanan. Belum lagi menyiapkan buat Makanan Pendamping ASI (MPASI) adek Filza, makin tambah ribet. Selama ini saya nggak pernah melakukan food preparation karena belanja setiap hari ke tukang sayur yang lewat. Jadi semua masakan serba dadakan dan nggak pakai rencana. 

Tapi lama-lama jadi makin keteteran. Selain masak, kan masih banyak yang harus jadi fokus perhatian. Mencuci, menjemur, setrika skip (alhamdulillah) karena pakai laundry setrika yang murah meriah, anter jemput anak sekolah, jualan  IG @batur.creative.logam, sampai pekerjaan freelance saya di sebuah lembaga pelatihan.

Jelas, semua aktivitas ini kalau tanpa perencanaan akan membuat saya selalu keteteran. Alhasil istirahat saya itu pas lagi menyusui adek, sambil scroll IG, YA AMPUNNN TT. Nah, akhirnya saya merencanakan untuk melakukan meal preparation atau food preparation. Sebenarnya food preparation sudah booming lama sekali ya. Inget nggak sih ketika ibu-ibu share di medsos bagaimana penampakan isi kulkasnya? 

Saat itu, saya belum terketuk hati buat ikut-ikutan mamak-mamak kece begitu. Malulah ya pikir saya, memperlihatkan belanjaan sehari-hari dan juga isi kulkas. Tapi setelah dipikir-dipikir, food preparation sepertinya akan memudahkan saya dalam menyiapkan makanan sehari-hari. Biar tambah rajin masak dan irit kantong.

Nah, food preparation kali ini juga dipicu oleh ibu mertua yang melihat kulkas saya..haha..kalau lagi berkunjung ke rumah, yang dilihat pasti kulkas saya. "Lingga....kemproooh koee (jorok kamu),"katanya. Hahaha..Ibu mertua terkaget-kaget melihat kulkas saya yang..ah sudahlah...Kalau diistilahkan kayak 'tempat sampah'. Well, saya akui memang dan nggak ngerasa sakit hati sih, emang kenyataannya begitu. Kadang sayur busuk masih tersimpan, tumpahan air, meses dan lainnya membuat saya jadi malas masak juga, haha.

Untuk itu, saya memulai food preparation dengan PELAN-PELAN. Apa yang saya lakukan untuk memulai food preparation?

1. NIAT
Lah, apalagi kalau bukan niat dan tekad kuat agar memulai food preparation, hihihi. Saya lakukan food preparation ini setiap hari Minggu karena sambil belanja mingguan ke pasar terdekat, ada suami yang bisa jagain anak-anak. 

2. Bersihkan KULKAS
Ini yang harus dilakukan kalau ingin sukses food preparation agaknya. Bagaimana mau menyiapkan bahan-bahan makanan kalau kulkasnya kayak tempat sampah. Katanya juga nih, kehidupan seseorang, hati seseorang dilihat dari bagaimana keadaan isi kulkasnya. 

Kalau berantakan, penuh sampah, hidupnya juga rada-rada nggak terkelola dengan baik. Istilahnya, mana memorimu di hati yang harus disimpan dan dibuang..halaah...Dengan kulkas yang bersih, kita bisa tahu bahan makanan yang masih layak dan sudah nggak layak, seperti hati yang harus selalu dibersihkan..

3. Membeli FOOD CONTAINER
Jujur, saya memang bukan orang yang suka mengoleksi wadah penyimpanan. Paling saya punya beberapa saja, selebihnya hilang tutupnya lah, digigit tikus, bahkan kebuang HAHA..Se-slebor itu hidup saya. Nah, sekarang karena sudah ada rencana, maka harus ada tools-nya dong, ya nggak? *alasan beli yang baru*

Akhirnya saya membeli food container atau wadah penyimpanan bening di Alfamart Online. Saya melihat diskon food container dapat belasan buah di bawah seratus ribu Rupiah..senang banget kan ya, dapat promo harga termurah, juga belanja online jadi dekat

Ada promo jsm (jumat sabtu minggu) juga ternyata layaknya ritel Alfamart. Poin ponta bisa juga dipakai di alfacart.com. Kita juga bisa membandingkan harga termurah dengan scan barcode di Alfacart.

Caranya gampang banget, sahabat tinggal sign up saja, dan pilih barang yang diinginkan. Nah, saya memilih food container Callista yang murah meriah. Sudah dapat produk yang diinginkan, masukkan voucher kalau punya, dan ongkirnya jadi berkurang karena ada diskon ongkir. Coba deh :)


4.  Membuat daftar bahan makanan dan belanja bahan makanan selama SEMINGGU
Setelah food container siap, siapkan juga daftar belanjaan selama seminggu. Apa saja yang saya persiapkan?
- Sayur dan buah
Untuk sayuran, harus selalu ada sayur hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, buncis dan kacang panjang. Bayam dan kangkung disiangi lalu masukkan ke food container. Saya nggak mencucinya dulu karena khawatir busuk. Jadi mencucinya ketika hendak dimasak. Oiya food container dikasih tisu di bawahnya untuk menyerap air.


Sementara buncis dan kacang panjang juga tidak dicuci. Kalau perlu dipotong-potong bisa memudahkan kita memasak, namun sepertinya kandungan vitamin dan mineral akan berkurang. Untuk penyimpanan sayuran seperti wortel, kembang kol dan lainnya, juga dimasukkan ke food container.

Sementara buah-buahan yang harus ada di kulkas yaitu SEMANGKA dan buah naga. Jeruk, anggur dan buah lainnya optional sih karena anak-anak nggak terlalu doyan banget. Saya nggak memberi perlakuan khusus untuk buah-buahan sih, karena sehari dua hari juga langsung habis. Kayak setengah buah semangka yang bisa habis dalam dua hari, begitu pula buah naga. 

- Protein hewani
Daging-dagingan terutama daging ayam adalah menu wajib di keluarga kami. Biasanya saya beli langsung di pemotongan ayam di desa sebelah. Ayamnya masih segar dan harganya miring karena langsung dari produsennya. 

Daging ayam biasanya saya pisah, ada yang diungkep, ada yang di marinade saja. Biasanya saya simpan di chiller kulkas karena cepat habis juga. Seperti dada ayam, biasanya setelah dicuci dan dilumuri jeruk nipis, saya tambahkan garam sedikit supaya lebih awet.

Ikan-ikanan laut susah banget dapetnya di pasar. Maklumlah daerah saya ini tidak dekat dengan pesisir pantai, jadi jarang juga yang jual ikan segar. Ikan biasanya ikan air tawar seperti ikan kembung, nila dan bandeng. Ada pula ikan mas dan patin. Semuanya juga disimpan di foodcontainer. 

Kalau yang saya baca, untuk ikan setelah dicuci bersih, jangan sampai ada air yang bersisa di food container. Jadi harus benar-benar kering supaya tahan lebih lama. Well, ini baru mau saya coba sih. Selain itu juga ada ikan-ikanan yang sudah matang seperti bandeng. Biasanya tinggal saya goreng saja karena sudah ada rasanya.

- Protein nabati
Untuk tempe saya taruh di bawah kulkas tanpa dimasukkan ke food container. Berbeda dengan tempe, tahu harus dimasukkan ke food container. Pernah saya langsung masukkan bungkus tahu ke kulkas dan ketika mau dimasak, baunya itu nggak banget dan teksturnya jadi agak kasar. Jadi setelah tahu dicuci, ditaruh ke food container, tambahkan air hangat dan garam. Sementara untuk jamur tiram, saya siangi kemudian dimasukkan ke food container yang sudah diberi tisu.


- Lainnya
Bumbu-bumbu seperti bawang merah dan putih kalau sempat saya kupas kulitnya kemudian dimasukkan ke food container. Namun ada yang bilang, bawang merah dan bawang putih jangan dikupas kulitnya karena justru kulitnya itu yang menangkal kuman. Jadi seharusnya sih saya bikin baceman bawang biar lebih praktis lagi (masih PR). 

Sementara bumbu-bumbu yang disarankan dimasukkan ke kulkas saya taruh di penyimpanan pintu kulkas seperti bumbu BBQ, bumbu mandarin dan Korea.

HASIL FOOD PREPARATION
Lalu, bagaimana food preparation saya selama seminggu ini? Well, dapat dibilang belum berhasil sepenuhnya sih karena saya masih keteteran. 

1. Saya terbantu banget sama bawang-bawang yang sudah dikupasin ini. Jadi tiap mau masak, nggak perlu repot ngupasin bawang lagi. Juga bahan sayur seperti kacang panjang dan buncis yang sudah dipotong-potong, membantu banget masak jadi lumayan cepat. Jamur pun saya siangi dan ditaruh food container jadi lebih tahan lama dan tidak busuk. Begitu pula dengan sayur seperti bayam dan kangkung yang enak banget tinggal cuci dan masak. 



2. Harus bangun lebih pagi atau kalau nggak tidur lebih malam buat food preparation. Saya menghabiskan waktu dua jam buat ngupas-ngupasin bawang, ngungkep-ngungkep, dan motong-motong. Belanja juga kayaknya harus lebih pagi, biar lebih banyak waktu buat mensortir mana yang harus segera dimasak, mana yang bisa tahan lama disimpan di food container. 

3. Ayam di-marinade dulu itu jadi enak banget nanti ayamnya ketimbang cuma ditaruh saja di food container. Tadi baru bikin sayap ayam goreng tepung. Sebelumnya ayam dimarinade dengan bawang putih, kecap asin dan sejumput garam, hasilnya enak banget dagingnya berasa banget bawang putihnya. Enak dah..(muji sendiri).

4. Saya keteteran di bahan masakan kayak jagung gitu karena harusnya sudah dipipil dulu ya. Banyak orang menggunakan metode blansir buat menyimpan sayur mayur seperti jagung, brokoli, buncis dan lain-lain. Nah metode ini kayaknya bakal saya coba deh di food preparation minggu depan. Karena buncis nggak awet kalau cuma ditaruh di food container, kenapa ya? Padahal saya lihat ibu-ibu lain menggunakan metode serupa.

Food preparation yang saya lakukan memang belum begitu berhasil, namun seenggaknya memudahkan saya untuk memasak lebih simpel dan cepat. Nanti mau coba baceman bawang putih dan metode blansir. Kalau sahabat, ada tips lain nggak yang bisa dibagikan untuk food preparation seperti ini? Thank you

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Belanja Keperluan Food Preparation Seminggu di Alfamart Online"

Post a Comment

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)