Dunia Lingga

Tetap Percaya Diri Menyusui di Tempat Umum Dengan Momita Nursingwear


Menyusui adalah pengalaman berbeda-beda bagi setiap ibu. Baik itu ibu bekerja atau ibu rumah tangga. Pengaman personal ini pasti ada suka dan dukanya. Misalnya, pengalaman puting lecet, mastitis, hingga air susu seret atau bahkan terlalu deras. Dari semua itu, pasti ada pengalaman yang cukup menantang. Kalau saya, bagaimana agar percaya diri menyusui anak di tempat umum.

Maklum saja, meski sudah banyak ruang menyusui di tempat umum, namun jumlahnya tidaklah mencukupi. Seorang sahabat yang baru saja melahirkan pernah mengontak saya hanya untuk menanyakan bagaimana saya menyusui anak di tempat umum atau di depan umum. Ia merasa kikuk jika harus menyusui langsung. 

Hal sama saya rasakan saat menyusui anak pertama. Saya selalu was-was kalau bagian dalam tersingkap saat menyusui si kecil. Apalagi kalau keluar rumah memakai hijab, si kecil tidak merasa nyaman karena terbiasa disusui ibunya saat tidak memakai hijab.

Untuk itu, beberapa tips ini saya lakukan sebelum memberanikan diri menyusui si kecil di depan umum dan bisa lebih percaya diri ke depannya:

1. Berlatih memakai hijab/apron saat menyusui di rumah
Wah, mungkin sebagian orang menanggap hal ini agak merepotkan ya. Tapi menurut saya, latihan seperti ini berguna agar si kecil bisa beradaptasi dengan hal tersebut. Karena saya berhijab ketika keluar rumah, tentu saya harus berlatih memakai hijab ketika menyusui si kecil.  Dengan melakukan latihan seperti ini, seenggaknya melatih saya juga ketika akan menyusui si kecil.

Nah, untuk Sahabat yang tidak menggunakan hijab, mungkin berlatih menggunakan apron menyusui tidak ada salahnya. Kalau tiba-tiba si kecil pergi ke tempat umum namun tidak pernah berlatih memakai apron, nanti yang ada si kecil menolak menyusu.

Atau buat Sahabat yang tidak memakai hijab, bisa latihan menggunakan pakaian atau baju menyusui yang dimiliki.

Kemudian bisa juga dengan berlatih di depan cermin  sehingga kita bisa melihat bagaimana penampilan kita saat menyusui si kecil. Berlatih seperti ini akan menambah kepercayaan diri juga sih. 

2. Berdoa
Nah, biasanya hal ini yang kerap luput dilakukan. Padahal dengan berdoa, meminta perlindungan Allah untuk ibu dan bayi, insya Allah proses menyusui bisa ditunaikan dimanapun Sahabat berada. Dengan berdoa, ibu jadi punya kekuatan tambahan untuk selalu percaya diri menyusui si kecil.


3. Memilih bra atau apron menyusui yang nyaman
Memilih bra menyusui juga bisa dibilang menjadi penunjang keberhasilan saat menyusui di tempat/depan umum. Saya biasanya memakai bra menyusui kait depan. Sahabat juga bisa memilih model bra menyusui yang lainnya yang dapat memudahkan saat menyusui. Pada intinya sih latihan dahulu di rumah, apakah misalnya dengan memakai bra menyusui kait depan kita bisa melepasnya dengan satu tangan atau tidak. Atau memilik bra kancing tengah dan juga model lainnya yang sesuai kebutuhan.

4. Memilih tempat yang nyaman
Jika memang tempat umum tersebut tidak memiki ruang menyusui, carilah tempat yang paling nyaman di antara yang lainnya. Misalnya, carilah tempat duduk atau kursi yang memiliki senderan punggung. Sehingga, kita tetap merasa sedikit nyaman meski menyusui di depan umum. 

Jikalau tidak ada tempat lain, pilih saja sembarang karena menyusui anak adalah prioritas utama. Yang penting, tidak di dekat tempat sampah atau di samping orang yang merokok.

5. Memilih pakaian atau baju menyusui yang nyaman
Memakai baju menyusui yang nyaman saat berpergian bersama si kecil agaknya menjadi sebuah kewajiban ya. Karena jika kita memakai baju yang nyaman, si kecil pun akan merasa nyaman.

Baca juga: Tips Memilih Baju Menyusui yang Nyaman Namun Tetap Elegan

Saya biasanya memakai atasan kaos atau katun panjang longgar dan rok jika bepergian agak jauh dan ke acara yang kasual. Pemakaian katun dapat menyerap keringat lebih banyak sehingga kita nggak kegerahan. Pilih model bukaan menyusui yang tersembunyi. Saya lebih suka yang tanpa kancing dan zipper karena tinggal buka saja. Banyak koleksi dari IG @momita_nursingwear yang modelnya bagus-bagus dengan bahan yang adem. Bahkan, banyak top dari Momita Nursingwear ini dah banyak yang sold out. 



Kalau datang ke acara-acara yang resmi atau agak formal, gamis menyusui menjadi pilihan pertama saya. Saking cintanya sama produk @momita_nursingwear, saya pakai terus di segala kesempatan. Saya memakai seri Marwah yang bahannya halus dan adem pisan. Bahannya dari Maxmara dan cavali, jadi tidak menerawang dan strech. Warnanya pun nggak norak dengan motif yang mewah. Mirip gamis-gamis formal tapi tetap enak dipakai. Ini inner dan outernya nyatu dengan resleting di belakang.




Bukaan menyusuinya kiri kanan tersembunyi di balik bahan outer, jadi masih bisa dipake meskipun tidak menyusui lagi. Tinggal buka ajah. Jahitannya rapi banget jadi semakin pede memakainya. Oiya, di bagian lengan diberikan sentuhan kancing yang bisa memudahkan saya jika ingin berwudhu saat di luar rumah.

Bukaan menyusui tersembunyi

Seri Marwah ini sudah lama sold out loh. Tapi Sahabat bisa pilih seri lainnya yang tetap kece-kece seperti best seller Saffa Dress yang simple tapi tetap elegan. Gamis atau dressnya bisa tetap dipakai di segala kesempatan baik untuk ke acara-acara formal maupun hanya sekadar jalan-jalan.



Momita Nursingwear ini milik usaha sahabat saya, Sassy. Setelah melahirkan, Sassy mengundurkan diri dari pekerjaannya di sebuah perusahaan untuk bisa fokus mengurus anak. Menurutnya, menjadi wanita pengusaha bisa menghasilkan uang namun tetap bisa melihat masa-masa emas anak di awal kehidupannya. 

"Karena waktu kerjanya fleksibel. Dulu kerja kantoran, pergi pagi pulang malam. Setelah dipikir-dipikir, kasian jika anak cuma bisa ketemu sebentar sama ibu bapaknya. Ditambah lagi Mama selalu bilang masa-masa emas anak ada di awal kehidupannya,"kata dia.

Awalnya, Sassy berjualan baju-baju muslimah mengambil dari Tanah Abang. Setelah melahirkan, ia fokus mengurus anak. Namin, karena sudah lama tidak beraktivitas, ia bosan dan juga membutuhkan uang jajan tambahan. 

Kebetulan, ia punya langganan tukang jahit yang memberi ide untuk berjualan baju secara online. Setelah melakukan riset, penjual baju-baju hijab sudah sangat banyak dan kemungkinan sulit bersaing. 

"Saat itu lagi menyusui dan butuh banget baju yang memudahkan untuk menyusui,"kata dia.

Owner Momita Nursingwear mengenakan model baju menyusui Saffa Dress
Tapi sayangnya, baju menyusui yang dijual tidak sesuai seleranya. Terlebih jika baju menyusui tersebut memakai bukaan kancing depan tetap harus ditutup pakai apron menyusui. Terlebih si anak tidak terbiasa memakai dot jika di luar rumah. 

"Cari di Instagram baju menyusui, tetapi beberapa kurang sreg sama gaya aku. Ada juga yang  bagus dan sesuai tapi harganya mahal selangit,"kata dia. 

Setelah ia riset kembali, ternyata masih sedikit produsen baju menyusui padahal peluangnya sangat lumayan. Akhirnya, ia putuskan untk jual baju menyusui.

Alhamdulillah, menurut Sassy, pasar baju menyusui lumayan luas karena  kebanyakan pengguna instagram juga wanita atau ibu-ibu. Peluang bisnis baju menyusui juga cukup menjanjikan karena sekarang semakin banyak ibu-ibu yang aware akan manfaat dan pentingnya memberi ASI selama 2 tahun. 

"Jadi semakin banyak ibu-ibu yang membutuhkan baju menyusui. Ditambah lagi pasti setiap harinya pasti akan ada ibu-ibu baru dan menyusui,"ungkap Sassy.

Beruntung, banyak sahabat dan komunitas membantu memasarkan baju menyusui yang ia produksi. Komunitas AIMI Bogor misalnya, suka memberi voucher-voucher di acara AIMI. Alhamdulillah sudah banyak reseller Momita Nursingwear, bahkan ada reseller di Singapura yang aktif melakukan penjualan.

Menjadi mompreneur bukanlah tanpa kendala. Namun, kendala tersebut bisa dihadapi asalkan mau disiplin.  "Seperti ibu-ibu kebanyakan adalah riweuh mengurus bisnis sambil mengurus suami dan anak. Karena kadang fokus pemasaran, eh anak cranky minta diajak main. Ya paling kendalanya itu aja..,"ungkapnya.

Ia berharap, Momita Nursingwear bisa memberikan banyak manfaat untuk ibu menyusui di Indonesia. Lanjutnya, juga untuk para pekerja di Momita lebih banyak menyerap tenaga kerja sehingga bisa membantu warga sekitar tempat produksi Momita. 

Sebagai sahabat yang juga memakai baju menyusui dari Momita Nursingwear, semoga semakin beragam modelnya dengan kualitas yang tetap terbaik. Oiya, kalau bisa sih ada ukuran untuk ibu-ibu menyusui yang berbadan besar seperti saya. Pakai @momita_nursingwear membuat saya tetap percaya diri menyusui di tempat atau depan umum. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tetap Percaya Diri Menyusui di Tempat Umum Dengan Momita Nursingwear"

Post a Comment

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)