Dunia Lingga

Menginap Nyaman, Hemat di Mango Mansion Syariah Jakarta



Ini sumbangan tulisan Bapake anak-anak yang kadang ninggalin anak istrinya demi seonggok batangan emas. Si Bapak nitip di mari karena blognya dia muftisany.com katanya sepi pengunjung

Cekidot



Usai 'hijrah' ke kampung di tlatah Klaten sana, sesekali panggilan ke ibu kota masih ada. Tak sering, tapi sesekali saja. Menyelesaikan beberapa amanah yang memang belum tuntas benar di Jakarta.

Sebagai pekerja daring serabutan, tentu tak ada SPJ maupun uang saku berlimpah saat panggilan ke ibu kota datang. Terkadang memang harus 'nyemayani' karena untuk beli tiket saja harus berdoanya ditambah-tambah.

Soal akomodasi, numpang nginap di ruangan dengan alas karpet dan AC super dingin sudah cukup lah. Tetapi sesekali badan ini sudah mulai terasa menua. Pengen begitu sehari semalam menikmati kasur yang rada empuk, tak usah empuk-empuk amat. Agar sakit pinggangnya tidak terlalu terasa.

Alhamdulillah kini mulai menjamur hotel budget. Penginapan setara hotel yang budgetnya di bawah Rp 200 ribu per malam di Jakarta. Biasanya banyak kita cari via aplikasi. Bagi pengelana yang hanya butuh tempat ngelurusin punggung dan Wi-Fi, tak perlu berbintang-bintang, apalagi memiliki kolam renang. Ada kolam ikan saja sudah senang betul.


Nah, salah satu hotel budget yang sering jadi langganan saat ke Jakarta-Depok adalah sebuah Guest House Syariah bernama Mango Mansion Syariah. Letaknya di belakang Gedung ANTAM Simatupang, Jakarta Selatan. Persisnya sih Jalan Swadaya 2E No 36 B, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Karena judulnya Guest House ya memang ini penginapan model rumahan. Atau rumah yang disulap sebagai penginapan. Sudah beberapa kali menginap disini mulai dari dibuka pertama kali dan masa promo sampai sudah bisa di booking lewat Traveloka.


Saya pribadi sih kerap menggunakan Manggo Mansion Syariah karena pertama dan utama sekali: MURAH. Dulu pas masa promo awal semalam hanya 100 ribu saja. Sekarang lewata aplikasi Traveloka berkisar Rp 160 ribu permalam. Masih di bawah Rp 200 ribu lah ya.

Kedua alasannya karena WIFInya. Karena yang punya penginapan merupakan salah satu petinggi perusahaan telekomunikasi nasional, WIFInya jaminan kenceng. Berapa angkanya saya ga terlalu paham, yang penting kenceng. WIFI penting bagi saya yang tadi, statusnya pekerja daring serabutan.

Yang ketiga, rumahan. Ya karena memang ini Guest House konsepnya jadi sangat rumahan. Ada ruang tamu yang bisa digunakan tamu yang menginap. Ada Pantri yang juga bisa digunakan tamu. Plus terakhir kali saya menginap tersedia 24 jam air panas, teh, kopi gratis. Ya seperti dapur sendiri lah. Sama yang jaga karena sudah kenal juga lebih enak, jadi ada teman ngobrol sambil lihat TV di ruang tamu.



Soal fasilitas, dibandingkan pertama kali dan terakhir kali menginap ada peningkatan. Dulu saat pembukaan belum ada TV di tiap kamar, kini sudah ada TV di masing-masing kamar. Fasilitas standar penginapan juga komplit (baca: alat mandi dkk). Karena judulnya pakai syariah, disediakan mushaf Alquran dan sajadah. Terakhir menginap ditambah ada buku-buku bisnis, motivasi dan Islam disediakan di kamar.

Saat dulu menginap, baru ada dua kamar mandi karena baru peralihan dari sebuah rumah tinggal. Sekarang masing-masing kamar sudah memiliki kamar mandi. Kata mas bro yang jaga, satu kamar yang belum punya kamar mandi sendiri akan segera dibangun.



Soal jarak, karena letaknya di perkotaan ya kemana saja cukup dekat. Stasiun KRL paling dekat Stasiun Pasar Minggu dan Stasiun Tanjung Barat. Antara keduanya sama jaraknya.

Nah soal kuliner, Restoran cepat saji Amerika yang inisialnya McD juga dekat. Ada juga pujasera di sebelahnya. Burger Kebul satu diantaranya. Di seputaran Pasar Minggu ini warung Mie Aceh menjamur. Kalau ga mau kemana-mana ya Go-Food atawa Grab juga mudah.



Sedikit masukan mungkin tiap kamar dikasih guling dan diberikan meja kerja. Karena satu kamar masih belum dilengkapi meja kerja di kamar. Meski disedikana meja kerja di ruang tamu. Oh ya sekarang Alhamdulillah dengan harga kisaran Rp 160 ribu sudah diberi sarapan. Sarapannya ya sarapan rumahan ala Betawai, nasi uduk dkk.

Bagi saya yang menginap hanya untuk transit saja penginapan seperti Mango Mansion tentu sangat recomended.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menginap Nyaman, Hemat di Mango Mansion Syariah Jakarta"

Post a Comment

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)