Dunia Lingga

Melatih Kesabaran Lewat Kertas



Maringan Sitompul tampak serius mengutak-atik kertas yang dipegangnya. Kertas-kertas yang sudah berpola itu dijadikannya beberapa bentuk robot-robotan unik. Tak berbeda, begitu pula dengan Kartika Siliwangi, ia juga tampak tak bisa diganggu. Sesekali ia terlihat serius dan sekali waktu bisa tersenyum puas.

Saat itu, mereka sedang berada di sebuah pameran kreativitas seni anak muda di Bandung. Mereka tergabung dalam komunitas paper replika yang mereka namai Peri Kertas Bandung. Komunitas ini sendiri awalnya sudah terbentuk di Jakarta dan tergabung dalam Peri Kertas Indonesia.


Peri Kertas merupakan akronim dari Paper Replika Indonesia. Komunitas menggunakan kata Paper karena berdirinya komunitas PERI tidak lepas dari pengaruh salah satu situs papercraft Indonesia yang sudah mendunia.

Paper replika sendiri berasal dari budaya Jepang yakni Ichinogami. Ichinogami adalah seni merangkai kertas menjadi bentuk yang kita inginkan, dari model yang biasa seperti gedung bertingkat hingga robot yang sangat rumit dapat kita buat dengan media kertas. Teknik yang dibutuhkan adalah menggunting, memakai cutter, melipat, membuat kurva dengan kertas, mengelem, dan membentuk kertas.

"Saya tertarik ikut komunitas ini karena dapat melatih kesabaran. Setelah karya selesai, itu yang paling membahagiakan,"kata Maringan sambil tersenyum.

Sepintas mungkin kita menyepelekan apa menariknya membuat model atau replika dari kertas. Pasalnya, sebagian orang menyukai hobi lainnya. Menurut Koordinator Peri Kertas Bandung, Dani Hamdani, paper replika menarik untuk menguji kreativitas bagaimana hanya dengan menggunakan kertas, kita dapat membuat suatu replika yang mendekati aslinya.



Keuntungan lainnya yakni, harga kertas yang murah meriah dibandingkan bahan plastik yang juga biasanya dipakai untuk membuat replika suatu benda. "Selain karena plastik mahal, kertas mudah didapat dan ramah lingkungan. Mungkin yang sedikit mahal adalah biaya mencetak pola yang kita miliki ke media kertas. Kita dapat mendapat pola itu dari internet, ada yang berbayar ada juga yang gratis,"ungkap Dani.

Sudah banyak kreasi dari kertas yang mereka hasilkan. Di antaranya yakni replika Gedung Sate, robot, pesawat, mobil, motor dan bentuk-bentuk menarik lainnya. Hingga saat ini, Peri Kertas Bandung selalu berkumpul jika ada kegiatan-kegiatan seperti pameran-pameran.

Dani mengaku, untuk menjadi anggota Peri Kertas sangat mudah. "Tidak perlu kartu anggota atau sebagainya, karena ini komunitas yang bebas. Namun, kami selalui berdiskusi di http://www.facebook.com/groups/perikertas/, www.perikertas.com dan akun twitter @peribdg.

Komunitas ini, kata Dani, merupakan tempat berkumpulnya para desainer dan builder atau pembuat model kertas. Mengapa tidak ada ketua atau pengurus organisasi atau pendaftaran menjadi anggota? Menurut, Dani, itu karena sebagian besar anggotanya memiliki kesibukan masing-masing. "Anggota bisa dari kalangan pekerja, pelajar, mahasiswa hingga siswa sekolah dasar. Meski begitu, ungkapnya, terdapat satu tugas untuk setiap anggota yakni harus memperkenalkan paper replika yang telah dibuatnya.




Meski demikian, dari hobi tersebut, kata Dani, pihak Peri Kertas acapkali mendapat tawaran proyek untuk membuat model replika dari kertas. Ia pernah diminta untuk membuat replika pesawat-pesawat buatan Indonesia. Dani juga sering diundang untuk memperkenalkan kreativitas paper replika kepada masyarakat umum.

Bagaimana cara membuatnya? Dani mengatakan, tak perlu peralatan khusus untuk membuat replika kertas. "Cukup menggunakan kertas, gunting, lem, dan //cutter//,"katanya. Kertasnya pun, kata Danii, kertas jenis biasa namun dengan ketebalan tertentu. "Bisa pakai jasmine paper atau star dream 180-200 gsm. Tergantung model apa yang ingin dibuat,"jelasnya.

Langkah pertama, kata Dani, cukup dengan mengunduh model replika kertas yang ingin dibuat. "Pola-polanya dapat diunduh di forum. Sebagai langkah awal, lihat website dari perikertas.com karena disana ada direktori mininya,"ujar Dani. Kemudian, siapkan alat-alat dan ada tips di website untuk tata cara membuat replika.

"Mulai dari memperbesar atau mengecilkan pola, membuat lem hingga jenis kertas yang dapat digunakan,"jelasnya.

Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "Melatih Kesabaran Lewat Kertas"

  1. hi...salam kenal namaku ardhi saat ini kerja di jkt, oia aku suka sekali dengan profil origami kertas yang ada di bloq km, aku tertarik bgt dengan origami, mohon info perihal perkumpulan paper origami mania, bisa info lewat emailku di dwi_rariardhi@manulife.com (aku cow ya bukan cew... :))

    BalasHapus
  2. Kang Dwi untuk perkumpulan atau komunitas Perikertas Di Jakarta bisa kontek ke ichinogami@gmail.com atau masuk ke web forum nya di www.perikertas.com atau di grup FB di www.facebook.com/perikertas

    BalasHapus
  3. Salam kenal.

    Saya septian. Mau tanya, klo komumitas peri di cilegon dmn?

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)