Dunia Lingga

Memilih Dokter Kandungan Wanita di Klaten



Memilih dokter terkadang susah-susah gampang. Terlebih lagi dokter kandungan. Aduh, pernah ada teman bidan yang cerita ada pasiennya yang mau melahirkan nggak mau melakukan posisi saat melahirkan.Katanya malu. Gimana perkaranya kalau dia lahiran sama dokter kandungan pria, lahirannya jadi apa nggak tuh? Haha..

Kalau saya memang lebih memilih dokter kandungan wanita karena nggak akan terlalu malu karena dia wanita juga. Meski konon katanya, dokter kandungan pria atau laki-laki itu lebih sabar dan lebih ahli dalam mendiagnosa. Dokter kandungan pria katanya juga gampang menjawab pertanyaan pasien dan nggak terburu-buru.

Semua balik lagi tergantung tingkat kenyamanan kita sebagai pasien. Kalau lebih nyaman dengan dokter kandungan wanita, silakan. Begitu juga jika lebih nyaman dengan dokter kandungan pria, ya silakan juga. Semua balik lagi ke preferensi pasien. Terutama, apakah nyaman dan apakah suami mengizinkan jika istrinya diperiksa dokter kandungan pria.

Nah, sejak di Klaten, saya mencari-cari dokter kandungan wanita yang dinilai cukup baik. Alhamdulillah, setelah lepas IUD (Baca: Pasang dan Lepas KB IUD Spiral, Sakit Nggak Yah?), saya dikaruniai janin sebulan kemudian. Di Klaten, banyak dokter kandungan wanita yang cukup bagus. Belum lama ini saya kontrol ke dokter Ivanna, bisa baca pengalaman saya (Baca: Pengalaman Periksa Kandungan di Dokter Ivanna SPOG Klaten)

Karena kurang sreg dengan dokter tersebut, saya mencoba mencari dokter kandungan wanita lain untuk kontrol di bulan selanjutnya. Tadinya sudah menghubungi Klinik Bidan Kita yang spesialis hypnobirthing tapi bidan Yessi-nya sedang di luar kota. Dokter lain yang buka praktik adalah dr Uki di Klinik Barokah. Dan ternyata dokter ini juga sedang menangani operasi.

dokter kandungan wanita di klaten

Alhasil saya coba ke dr Nanik yang terkenal pro normal namun memiliki antrian yang sangat panjang. Sudah ngebayangin gimana panjang antriannya karena teman saya yang sempat kontrol di sini bilang datang setengah lima sore, baru dapat masuk ruang dokter jam 10 malam..Waaww..Nah, kata teman saya ini, kalau mau ke dr Nanik usahakan sebelum setengah lima untuk mendaftar.

Saya sudah bersiap sejak setengah empat, namun karena suami harus ada tugas negara, berangkat ke klinik dr Nanik harus mundur menjadi pukul empat. Perjalanan dari rumah ke klinik dr Nanik hanya setengah jam. Kami sampai pukul setengah lima dan klinik masih ditutup. Namun begitu, klinik sudah sangat ramai dengan ibu hamil dan suami masing-masing. Amaaziing..




Menunggu sekitar lima menit, klinik di buka dan perawat menanyakan urutan siapa saja yang datang terlebih dahulu. Saya berada di urutan ke sepuluh..SEPULUH..Woow..suami mukanya udah ditekuk aja karena  Arfa sudah mulai cranky dan nggak betah.

Selama menunggu, pasien secara bergantian diperiksa tekanan darah dan berat badannya, juga ditanya tentang riwayat kehamilannya, ada keluhan atau tidak. Karena saya pasien baru, saya diberikan kartu kontrol dan diminta data-datanya.


Jadi, untuk kontrol ke dokter nanik, pastikan untuk mendaftarkan nama melalui sms atau telepon terlebih dahulu. Kemudian,datanglah sebelum pukul setengah lima untuk mengambil daftar pendaftaran. Sementara pasien mulai dipanggil setelah magrib. Jadi, kita bisa cari makan dulu atau salat terlebih dahulu.

Saya dan suami kira-kira akan dipanggil sekitar jam 7 malam, maka kami mencari makan di sekitar klinik. Selepas makan dan salat, saya kembali ke klinik untuk menunggu giliran dipanggil. Alhamdulillah, sekitar pukul 19.10, saya dipanggil masuk ruang dokter.

Dokter Nanik ini memang keibuan dan lemah lembut. Saya ditanya riwayat kehamilannya dan diminta langsung naik ke kasur untuk di USG. Karena Arfa ikut masuk, anak ini mulai beraksi dan mengeluarkan celoteh-celotehnya.

Saat di USG dan si adek bayi kelihatan gerak-gerak dengan aktifnya dan saya minta Arfa untuk melihatnya.

"Arfa itu lihat adeknya gerak-gerak..Itu liat kakinya Nak!"kata saya

Arfa melongo lalu jawab, "Itu bapaknya mana?"

Bahahaa...seketika itu bu dokter juga tertawa lepas dan begitupun kami. 

Dokter Nanik lalu menjelaskan ukuran adek bayi, mulai dari kepala hingga kaki. Juga menjelaskan detak jantung adek bayi yang menurutnya semua normal. Sesudah di USG, kami beberapa kali bertanya tentang kehamilan yang saya alami sekarang ini dan dokter menjawabnya tanpa terburu-buru.

Saya diberi vitamin DHA dan juga vitamin zat besi. Dan segera pamit keluar. Setelah itu, tak berapa lama kemudian, perawat memberikan vitamin tersebut dan biaya yang harus dikeluarkan. Biaya kontrol di dokter Nanik tergolong cukup murah. Untuk pendaftaran Rp 5000, pemeriksaan dokter Rp 70 ribu, pemeriksaan USG Rp 40 ribu, dan biaya obat Rp 225 ribu. Jadi biaya total kontrol di dokter Nanik sekitar Rp 340 ribu.

Nah, agaknya, bulan depan saya akan kembali kontrol ke dokter Nanik karena kelihatannya sabar dan keibuan. Mungkin kekurangannya ya itu, antriannya banyaak...hehee..dan juga tempat praktiknya yang tidak senyaman dokter Ivanna. 

Buat teman-teman yang ingin coba periksa dan kontrol kandungan di dokter Nanik, alamatnya di Jalan Bayangkara Tonggalan, Klaten. Sebelumnya daftar terlebih dahulu ke nomor 085641057114. Oiya klinik dokter Nanik buka hanya dari Senin-Jumat.

Subscribe to receive free email updates:

7 Responses to "Memilih Dokter Kandungan Wanita di Klaten"

  1. Waktu saya mau melahirkan awalnya kan mau operasi karena posisi janin sungsang, jadi di RSUD Cianjur dan gak bisa milih dokternya laki2.
    Tapi ketika masuk ruangan, dr Sukardi (kalau gak salah) memeriksa saya dengan teliti dan sabar.
    Sampai dia memutuskan langsung saat itu operasi batal. Katanya saya bisa melahirkan normal.
    Sempat tegang tapi dokter kasih hasil pemeriksaan... Bila hal....hal...... Suami dan ibu saya yg denger saya mah enggak. Akhirnya sepakat ttd ga jadi operasi.
    Saya melahirkan normal alhamdulillah. Dokter laki2 tp gak kalah keibuan ternyata. Dan pada prakteknya dia kaya suami aja berada di sisi saya. Yang urus saya dan bayi bidan asistennya.

    Semoga nanti lahir an lancar ya. Sehat selalu semuanya :)

    ReplyDelete
  2. Periksa ke dokter perempuan memang lenih menentramkan ya mba :)

    ReplyDelete
  3. Senang ya mba kalau periksa di dokter kandungan perempuan. Jadinya lebih nyaman dan nggak risi ya. Heheh

    ReplyDelete
  4. Anak2 dua2 by alhamdulillah dokterny perempuan memang many spt itu jd k kitanya nyaman mba,,,

    ReplyDelete
  5. Wih biaya periksa dokter termasuk murah banget tuh mbak.
    Memang memilih dokter kandungan ini kayak jodoh saja ya. Kadang ganti berapa kali baru sreg.
    Semoga sehat selalu ya, mbak.. ^^

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  7. memang agak was was kalau periksa ke dokter yang belum sepenuhnya kita kenal

    ReplyDelete

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)