Dunia Lingga

Tips Jitu Makan dan Minum Manis Tanpa Takut Diabetes


"Neng, makan di luar yuk!"ajak suamiku yang katanya lagi pengen makan soto ayam. Diajak makan di luar? Saya jelas tak menolak.

Besoknya lagi, "Neng, ke arah perumahan X ada restoran baru buka, kayaknya ada promo, mampir yuk!" ajaknya lagi pada saya.

Oho, sebagai ibu rumah tangga yang juga freelancer, tentu ajakan ini takkan saya tolak. Saya nggak perlu ribet masak, hanya perlu duduk manis tinggal makan dan minum.

Kebiasaan jajan di luar ini sudah menjadi kebiasaan keluarga kecil kami. Sebenarnya kebiasaan ini ditularkan keluarga besar suami di Klaten yang memang doyan jajan di luar. 

Jajan di luar jadi agenda rutin setiap minggunya. Entahlah, karena memang ingin meringankan beban istrinya yang kerap sibuk di dapur, atau makanan di luar lebih enak daripada masakan istrinya? Haha..

diasweet

Padahal, kebiasaan jajan di luar ini nyatanya nggak baik.Ada penelitian menyebut, 78 persen angka obesitas disebabkan karena keseringan jajan di luar. Kenapa? karena kita nggak bisa mengontrol bahan apa saja yang digunakan untuk mengolah makanan. 

Makanan di luar kerap mengandung banyak garam, gula, dan lemak jenuh lebih banyak daripada makanan rumah. Padahal, bahan-bahan tersebut dapat membahayakan kesehatan. Tak hanya soal kandungan makanan, hampir tempat jajan yang kami kunjungi menawarkan makanan padat dalam porsi besar dan dihidangkan dengan minuman manis. 

Akhirnya saya sadar kenapa berat badan saya dan suami tidak terkontrol, karena timbunan kalori dan gula di tubuh lebih banyak. Kegemukan yang kini melanda keluarga kecil kami memang perlu dikurangi. Karena dari kegemukan, potensi beragam penyakit menghantui. Salah satunya diabetes.

Diabetes memang kata yang cukup mengerikan di keluarga kami. Kenapa? Karena penyakit diabetes telah merenggut Nenek, dan dua adik nenek. Diabetes, seperti menjadi common diseases yang menghantui keluarga. Dari nenek, hingga anak dan cucu. Keluarga suami pun demikian. Ayahnya terserang komplikasi diabetes hingga harus cuci darah seminggu dua kali. Dan kini, keluarga kecil kami tampak memiliki ciri-ciri diabetes.

diasweet


Ah, kalau ingat penyakit ini saya jadi sadar untuk mulai hidup sehat dan mengurangi konsumsi makanan tidak sehat terutama gula. Beberapa cara bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit diabetes, untuk lebih jelasnya bisa baca di artikel yang ada di blog ini (Baca: Jurus Cerdik Mencegah, Melawan, dan Mengobati Diabetes)

 1. Cek kesehatan secara berkala
Ceklah kesehatan secara berkala ya sahabat! Karena kita tidak tahu penyakit apa yang ada dalam diri kita. Mengecek kesehatan merupakan upaya untuk mendiagnosis secara dini misalnya dengan tes darah yang relatif lebih murah. Jangan lupa juga untuk mengecek tekanan darah, kolesterol dan sebagainya.

Saya dan teman-teman harus mengubah cara pandang mengenai kesehatan nih, yakni lebih baik mencegah dan mengetahui penyakit sejak dini daripada sudah mengalami komplikasi dan terlambat untuk diobati. Duh, jangan sampai deh ya.

2. Enyahkan asap rokok
Nah, sadar atau tidak, merokok merupakan gaya hidup tidak sehat. Meroko merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit tidak menular yang menyebabkan penyakit dan adiksi atau ketagihan. Selagi masih muda, yuk berusaha untuk menghentikan merokok.

diasweet

3. Rajin beraktifitas fisik
Poin yang satu ini memang paling susah dilakukan nih *nunjuk diri. Padahal, menurut WHO, kurangnya aktivitas fisik adalah salah satu faktor resiko timbulnya penyakit seperti obesitas dan hiperlipidemia. Dr Lili menyarankan untuk berolahraga minimal 30 menit sehari. Untuk aktivitas fisik pada remaja hingga 65 tahun, juga melakukan aktivitas fisik setidaknya 150 menit dalam semingggu atau setidaknya 75 menit aerobik berat dalam seminggu.

4. Diet yang baik dan seimbang
Maksud dari diet yang baik dan seimbang disini adalah diet dengan bahan makanan yang tidak mengandung pengawet, rendah lemak, gula, garam dan jangan lupa harus tinggi serat. Perbanyak buah-buahan dan sayuran agar kadar tekanan darah, gula darah dan kolestrol darah dapat ditekan. 

Upayakan untuk mengkonsumsi buah dan sayur minimal 5 porsi per hari, dan sedapat mungkin menekan konsumsi gula hingga maksimal 4 sendok makan atau 50 gram per hari. Hindari pula makanan atau minuman manis dan berkarbonasi. 

5. Istirahat yang cukup
Upayakan untuk istirahat cukup. Dengan beristirahat, kita merilekskan tubuh kita agar kembali segar menghadapi hari. Istirahatlah minimal 7-8 jam setiap harinya. Penelitian menyebutkan, orang-orang yang kurang tidur akan sering begadang. Akibatnya, banyak porsi makan selama begadang menjadikan kegemukan atau obesitas. 

6. Kelola stress
Kita juga harus pintar-pintar mengelola stres nih. Apa pasal? Karena stres membuat tekanan darah meningkat dan kadar gula meningkat. Bahkan, jika dalam kondisi stres, seseorang akan melampiaskan stres dengan banyak makan. Alhasil, menjadi kelebihan berat badan dan obesitas. 

Bicara mengenai diet yang baik dan seimbang, ternyata penderita diabetes masih boleh makan yang manis-manis. Namun, tentu harus melakukan berbagai penyesuaian, terutama dalam pemilihan makanan. Pengurangan makanan rasa manis secara drastis justru akan menyebabkan kita malah semakin ingin mengkonsumsi makanan manis. Pada akhirnya, akan mengkonsumsi manis secara berlebihan.

Kalau saya sekarang mencoba untuk mengurangi gula dengan mengkonsumsi Diasweet. Si Diasweet ini pemanis buatan yang sehat, rendah kalori dan baik untuk penderita diabetes. Diasweet mengandung aspartam atau pemanis buatan yang punya kekuatan manis 160 hingga 220 kali lebih tinggi daripada gula sukrosa.



Penggunaan aspartam ditujukan untuk mengurangi jumlah kalori gula. Hasil riset yang dilakukan FDA (Food and Drug Administration) menyebutkan, aspartam masih dalam batas aman untuk manusia jika konsumsi per harinya sebanyak 50 mg/kg berat badan.


Contohnya nih, berat badan saya 70 kg, maka jumlah asupan aspartam per hari adalah 3500 mg. Setiap tablet Diasweet Sweetener mengandung 18 mg Aspartam. Sementara tiap sachet Diasweet Sweetener powder mengandung 40 mg Aspartam. So, pengguna Diasweet Swetener dapat menyesuaikan jumlah yang di konsumsi sesuai kebutuhan. Mau nge-teh dan ngopi nggak worried lagi deh.

Selain produk pemanis buatan, Diasweet juga punya produk camilan dan minuman loh.Ada Diasweet Litebite yang merupakan snack lezat bebas gula dengan serat yang baik untuk kesehatan tubuh. Ada berbagai varian Diasweet Litebite, yakni Wafer, Cookies, dan original baked snack. Saya paling suka sama wafer yang rasa coklat. Krim coklatnya renyah dan lembut banget. Selain rasa coklat ada juga yang rasa vanilla. 
diasweet litebite

Untuk cookies, ada dua varian rasa yakni Apple Cookies keping cookies dengan manis alami apel yang lezat dan Cinnamon Cookies dengan oats cookies rasa kayu manis. Sementara Original Baked Snack juga nikmat dan renyah yang juga kaya akan serat sehat yang lezat tanpa bikin berat badan bertambah.

Lantas apa manfaat mengkonsumsi Diasweet Litebite?

diasweet

Mau minum-minuman manis tanpa rasa bersalah? Diasweet juga mempunyai produk minuman Diasweet Litesip. Produk ini merupakan  minuman lezat bernutrisi, bebas gula dan rendah lemak yang dapat diminum sebagai pelengkap nutrisi sarapan dan makan malam, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. 

Diasweet merupakan minuman susu skim yang dilengkapi dengan kolin dan kalsium tinggi yang membantu menjaga kepadatan tulang bila dikonsumsi sejak dini. Terdapat dua varian rasa yaitu cokelat dan vanila. 

minuman diasweet litesip

Selain itu, Diasweet Litesip juga mengeluarkan varian baru yakni Diasweet Litesip Fruit Juice. Minuman jus ini terbuat dari buah-buahan dan juga sayuran yang diekstrak secara khusus sehingga menghasilkan minuman yang sehat, lezat, dan menyegarkan dengan serat yang tinggi yang baik untuk pencernaan dan juga bebas gula.

Diasweet Litesip Fruit Juice tersedia dalam tiga varian rasa, yaitu: Diasweet Litesip Yellow Fruit (jus pepaya, jeruk dan wortel), Diasweet Litesip Red Fruit Juice (juice tomat, jambu biji, dan semangka), dan Diasweet Litesip Green Fruit Juice (juice bayam, brokoli, dan nanas).



Mulai saat ini, saya dan suami akan membatasi jajan di luar dan makan-makanan sehat. Selain itu, konsumsi camilan sehat dari Diasweet juga jadi pilihan tepat untuk menghindari penyakit diabetes. Diasweet, cara pintar tetap untuk tetap healty, tasty and happy!

Subscribe to receive free email updates:

7 Responses to "Tips Jitu Makan dan Minum Manis Tanpa Takut Diabetes"

  1. saya sempet khawatir akan penyakit diabetes ini, sebab ayah saya dulu juga menderita diabetes. Dan skrg ini, kami lumayan sering makan di luar, jadi tambah khawatir

    ReplyDelete
  2. Menjauh dari asap rokok ini masih cukup sulit ya. Di daerah masih kurang kesadaran untuk tidak merokok. Di angkutan umum, di tempat umum, merokok masih bebas dilakukan. Kita yang mau menghindar jadi kesulitan sendiri. Beda dengan masyarakat kota yang sudah lebih paham

    ReplyDelete
  3. Olahraga 30 menit sehari itu susaaaah buat saya. Suka malas gerak. Trus kalau makan di luar juga sering. Penginnya kalau makan di luar minumnya air putih aja. Setidaknya mengurangi asupan gula dari minuman, tapiii kadang tergoda juga mesan yang bergula. Moga sehat2 selalu ya kita, Mbak. Dan bisa menjaga kesehatan dengan baik :D

    ReplyDelete
  4. Wah bener banget ya mba lingga. Kudu cerdik banget ya makan dan minum di luaran biar aman dan terbebas diabetes.. tips2 ya suai banget. Siap laksanakan. :-)

    Sukses ya mba..

    ReplyDelete
  5. iya nih mbak, umur semakin bertambah harus aware dengan kesehatan terutama diabetes. thanks for sharing ya mbaak :)

    ReplyDelete
  6. Duuh...saya juga suka makan di luar kalau weekend. Selain untuk mempererat bonding dengan anak-anak, juga meliburkan diri dari kegiatan memasak hehehe...
    Eh ternyata bisa berbahaya juga ya,kalo gak dikontrol. Bisa kena penyakit :(

    ReplyDelete
  7. Noted nih mba,,, buat ibuku ,,, kadang ya ngga mau d atur pola makannya,, kadang gula nya bagus kadang naik,,

    ReplyDelete

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)