Dunia Lingga

Nutrisi Ramadhan Jadi Lengkap Bersama Sunpride


Di bulan Ramadhan, kita tentu memerlukan banyak asupan cairan dan vitamin. Asupan tersebut banyak terkandung pada buah-buahan dan sayur mayur. Terlebih lagi, ibu menyusui seperti saya, asupan cairan sangat diperlukan. Harus menyusui namun juga tetap berpuasa selama lebih kurang 14 jam, tentu menjadi tantangan tersendiri.

Namun saya tidak khawatir karena tak lupa memberi asupan menu gizi seimbang dan memperbanyak konsumsi cairan dalam tubuh. Ibu menyusui seperti saya, dalam beberapa penelitian, membutuhkan tambahan 700 kalori perhari-nya. Untuk itu, perlu pola makan sehat untuk menghasilkan sari makanan yang bagus buat anak saya, Arfa. 

Dr Pauline dalam acara yang digelar Sunpride, dengan tema Lengkapi Nutrisimu Sepanjang Ramadhan mengatakan, puasa tidak menjadi halangan untuk tetap beraktivitas seperti biasa apalagi menyusui bayi. Malahan, puasa bisa menurunkan kadar kolesterol, menurunkan hipertensi, menstabilkan gula darah dan bisa menurunkan berat badan. Dalam acara tersebut, dr Pauline memberikan beberapa tips memilih makanan yang sehat selama bulan puasa.

Pertama, tetap mengkonsumsi karbohidrat karena dapat memberikan nutrisi dan tenaga, juga untuk proses metabolisme dan membantu fungsi otak. Meski demikian, pilihlah karbohidrat kompleks seperti oatmeal, beras merah, kentang, jagung, pisang, dan lainnya. Kedua, hindari karbohidrat sederhana seperti makanan junk food, kue kering dan mie instan. Ketiga, asupan cairan sangat penting saat bulan puasa. Penuhi cairan dengan minum air putih, sayur dan buah.



Nah, bicara soal buah-buahan, bagaimana pilihan buah saat bulan puasa? Ternyata kita juga nggak bisa asal makan buah saat bulan puasa. Saat sahur, pilih buah yang banyak cairan namun tinggi serat. Pilihlah yang slow release, sehingga kita merasa masih kenyang karena buah diproses di tubuh lebih lama. Buah yang cocok saat sahur yaitu apel, pisang, melon, apel, dan buah naga. 

Sementara saat berbuka, pilihan buah yang tinggi gula sangat cocok karena selama puasa kita kekurangan gula darah. Buah seperti kurma, anggur, pisang, mangga, rambutan, dan klengkeng. Namun demikian, dianjurkan untuk mengkonsumsi buah dalam bentuk potong bukan dalam bentuk juice. 

Di bulan puasa seperti ini, buah-buahan menjadi makanan pembuka puasa dan sahur di keluarga kecil saya. Saat berbuka, biasanya saya minum air putih yang banyak untuk memenuhi cairan tubuh yang berkurang. Kemudian makan potongan buah yang dicampur dengan yogurt. Rasanya tubuh saya ini kembali berenergi untuk beraktivitas kembali dan menyusui Arfa. Selain dibuat salad, buah dikreasikan menjadi puding buah, jus atau sop buah. Untuk puding buah, cara membuatnya cukup mudah. Saya mengkonsumsi #buahpastisunpride agar terjaga kualitasnya.


Berikut ini bahan-bahan yang saya siapkan untuk membuat puding buah.

-Siapkan agar-agar jelly plain 1 buah
- Susu full cream dan susu indomilk secukupnya
- buah-buahan seperti kiwi, semangka, melon. pir, pepaya, anggur dan buah-buahan lain sesuai dengan selera, yang pasti buah sunpride yang terjaga kualitasnya ya..
- Kemudian, masukkan air, agar-agar dan susu lalu masak dalam panci
- Siapkan cetakan pudding dan tata buah agar terlihat menarik
- Jika pudding sudah matang, sisihkan 10 menit agar uapnya hilang, kemudian langsung masukan cetakan dan masukkan ke kulkas.

nikmatnya banana oreo blend

Beberapa menu berbuka namun tetap sehat misalnya dengan membuat banana oreo blend ice. Ini dijamin enak banget dan gampang membuatnya. Pisang sunpride dibuka dan dibekukan terlebih dahulu dalam freezer selama beberapa jam. Jika sudah membeku, campurkan potongan pisang sunpride, biskuit oreo, susu dan madu. Voila, menu berbuka praktis namun menyehatkan jadi deh.

Sementara untuk membuat sop buah juga sangat mudah. Siapkan potongan buah, kemudian, air dan gula yang dimasak dengan kayu manis dan daun jeruk. Campur deh semuanya, lalu jika suka beri sirop atau susu. Yummy..segarnya berbuka dengan yang manis. Sementara kreasi menu sahur juga harus kita sisipkan buah-buahan.



Untuk menu sahur, jus kurma pisang susu menjadi menu andalan saya. Cara membuatnya pun tergolong mudah. Tujuh butir kurma yang sudah dikupas bijinya direndam dalam air selama semalaman mulai dari isya hingga waktu sahur. Kemudian, siapkan blender dan masukkan kurma, pisang dan susu full cream ke dalamnya. Blend semuanya hingga halus. Jus kurma pisang susu siap memberi energi selama berpuasa.


Buah pasti Sunpride


Sumber: sunpride.co.id

Sejak hamil Arfa, saya semakin rutin mengkonsumsi sayur dan buah. Dengan membiasakan gemar buah sejak dalam kandungan, alhasil, ketika Arfa sudah MPASI, dia sangat senang makan buah. Mulai dari apel, pisang, jambu, semangka, melon dan buah lainnya. Dah hingga sekarang usianya 1,5 tahun, saya selalu membuatkan camilan berupa buah-buahan dan juga jus buah. Bulan puasa menjadi bulan yang 'berjasa' mengenalkan lebih banyak buah kepada Arfa. Buah yang paling dia suka adalah melon, jambu dan semangka. Di usianya saat ini, setiap pagi dia sudah bisa kulkas dan mencari buah-buahan favoritnya. 

"Bubu..au mbu, ma aka," (Bubu, mau jambu sama semangka) begitu katanya setiap hari.

Mengkonsumsi buah setiap hari seperti menjadi keharusan dalam menu makanan Arfa. Terkadang, Arfa lebih memilih makan buah ketimbang makan nasi. Kemana pun kami pergi, baik travelling atau jalan-jalan ke mal, potongan buah selalu saya bawa untuknya. Kebiasaan ini sebenarnya ditularkan oleh orang tua saya di Sukabumi, yang juga gemar makan buah-buahan. Tak ada buah yang tidak keluarga kami sukai.  


Bapak sampai menanam pohon mangga, jambu air, jambu biji, pepaya, pisang hingga manggis di kebun belakang rumah. Sehingga, ketika panen tiba, rumah kami seperti surga buah, terutama buah pisang.

Terkadang juga Bapak membeli buah musiman di pasar atau supermarket seperti durian dan anggur. Karena cinta sama buah-buahan, bahkan orang tua saya membuat usaha kecil-kecilan sop buah di depan rumah. Kan kalau sisa bisa dimakan sendiri, kata mereka, hehee..

Adapun buah yang sering ada di meja makan biasanya adalah buah pisang. Dari sekian banyak jenis pisang, saya menyukai semuanya jenisnya..Haha..itu kenapa Mamah menjuluki saya si anak monyet. Dalam sehari, saya bisa menghabiskan 5-6 pisang. Mamah sering geleng-geleng ngeliat saya nyemil pisang. Nah, pisang jenis cavendish salah satu pisang yang saya gemari. Pisang cavendish Sunpride menjadi andalan nutrisi saya dan keluarga kecil saya di bulan puasa.

Pada awalnya saya mengira Sunpride merupakan pisang impor karena kulitnya yang mulus, warnanya yang kuning cerah, baunya yang harum dan rasanya yang manis dan sedikit asam. Ternyata, pisang Sunpride merupakan buah yang dikembangkan di Lampung oleh PT Sewu Segar Nusantara. Pisang jenis Cavendish ini sebenarnya sudah populer di dunia.


Pisang Cavendish dikembangkan dengan menggunakan metode kultur jaringan. Metode ini memiliki keunggulan karena terbebas dari penyakit seperti layu moko akibat Pseudomonas solanacearum dan layu panama akibat Fusarium oxysporum cubense. 

Pisang cavendish memiliki banyak vitamin dan mineral yang berguna bagi tubuh, termasuk potasium, magnesium, serat dan vitamin lainnya. Berikut ini daftar nutrisi yang terkandung dalam sebuah pisang cavendish.

Pisang cavendish Sunpride memiliki 90 kalori dan 27 gram karbohidrat yang cukup membuat kita merasa kenyang lebih lama. Tak salah jika pisang direkomendasikan untuk diet dan juga populer di kalangan atlet untuk menambah energi. Pisang cavendish juga sangat cocok untuk menu sahur dan berbuka puasa. Makanya, saya selalu menyediakan pisang sunpride saat sahur dan berbuka. #buahpastisunpride ya ibu-ibu.. {1} 


Selain itu, pisang cavendish Sunpride  juga tinggi potasium, magnesium dan kalium sehingga dapat berkhasiat menjaga tekanan darah. Dengan mengkonsumsi pisang setiap harinya, cukup untuk menjaga kesehatan jantung kita. 

Untuk vitamin dalam pisang cavendish Sunpride, terkandung vitamin B6 yang cukup tinggi yang bermanfaat untuk membentuk hemoglobin dalam darah, menyeimbangkan kadar gula darah dan meningkatkan imunitas tubuh. Karena kerap mengkonsumsi pisang, saya jarang mengalami sakit, begitu pula si kecil yang juga doyan buah ini.  Terlebih lagi, mengkonsumsi pisang di saat bulan puasa disarankan oleh dokter karena tinggi manfaat.

Selain pisang cavendish, Sunpride  juga memiliki produk unggulan lainnya seperti pisang mas, jambu Crystal, jeruk baby, golden melon, rock melon, nanas honi, pepaya california, mangga dan buah naga.


sumber: sunpride.co.id

Arfa dan suami sangat suka buah melon. Apalagi buah rock melon Sunpride yang kaya akan nutrisi. Buah melon biasanya jadi menu pembuka Arfa di pagi hari dengan cara di jus. Begitu pun suami yang kurang menyukai pisang, ia lebih memilih minum jus buatan istrinya, terlebih jus buah melon untuk berbuka puasa.

Agar lebih spesial, rock melon Sunpride bisa kita buat smoothies dengan menambahkan buah-buahan dan rempah-rempah seperti jahe. Sementara saat Arfa MPASI, saya sering membuatkan bubur melon untuknya.

Cara membuatnya cukup mudah. Pertama, cuci melon dan kupas kulit lalu potong-potong daging rock melon sunpride. Taruh potongan melon dalam panci kemudian kukus selama 5 menit. Kemudian, tambahkan 4 sendok makan air matang dan hancurkan dengan food processor atau blender. Buah rock melon siap disantap si kecil deh.

nyetok rock melon buat si kecil

Rock melon sunpride mengandung beta-karoten yang kaya akan vitamin A, menurunkan risiko terkena kanker, penyakit jantung dan katarak mata. Rock melon 30 lebih banyak mengandung beta-karoten dibanding jeruk. Buah ini juga terdiri dari 90 persen air sehingga sangat menyegarkan jika dikonsumsi saat berbuka puasa.{2}

Rock melon sunpride juga benar-benar rendah gula, lemak dan kalori. Dalam 100 gram penyajian melon, hanya terkandung 5,7gram gula, 0,1gram lemak dan 28 kalori. Tak kalah dengan pisang, buah ini juga kaya akan potasium yang dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. {2}

Biasanya, saat bulan puasa kita kesulitan buang air besar karena salah pola makan. Dengan mengkonsumsi rock melon sunpride, sembelit bisa dihindari karena tingginya serat dan kadar air dalam buah ini. {2}

Manfaat lain dari buah ini adalah tinggi asam folat. Nah, ini sudah lama jadi buah andalan saya saat hamil Arfa. Asam folat amat berguna untuk produksi sel darah merah selama kehamilan. Asam folat sebagai nutrisi untuk mencegah cacat pada bayi. Asam folat juga memainkan peran penting dalam regenerasi kulit. Kandungan lainnya adalah kalium yang bertugas mengirim oksigen ke otak dan memberi efek menenangkan. {2}




Selain rock melon, jambu crystal Sunpride juga menjadi kegemaran keluarga kami, karena renyah dan rasanya yang manis. Jambu ini saking renyah dan lembutnya rasanya mirip-mirip apel dicampur pir loh ibu-bu. Pantas saja anak saya dan sepupunya suka. Dalam sekali makan, mereka berdua bisa habis dua jambu crystal bersama-sama.

Yang paling penting, jambu crystal ini seedless atau tanpa biji sehingga sangat aman buat anak kecil dan balita. Arfa dan Hania, sang sepupu, tak akan tersedak saat memakan jambu. Kami sekeluarga memakan jambu crystal ini tanpa diolah menjadi jus karena tidak diolah pun tetap enak dan aman buat anak-anak.



Jika kita lihat, kandungan jambu Crystal ini sangat baik untuk anak-anak, terutama untuk perkembangan fungsi otak mereka. Jambu biji kaya akan vitamin B3 dan B6.  Untuk Vitamin B3, yang dikenal dengan niasin berfungsi merangsang fungsi otak dan meningkatkan aliran darah. Sementara vitamin B6,  yang juga dikenal dengan nama pyridoxine, merupakan  nutrisi penting untuk otak dan fungsi saraf. Jambu crystal sunpride ini juga sangat rendah kalori dan lemak namun tinggi vitamin C.


Hania juga doya jambu crystal sunpride, "Enak,"katanya


Fungsi lainnya buat anak kita dan kita adalah baik untuk imunitas tubuh. Arfa jarang sakit karena sering mengkonsumsi buah-buahan terutama jambu. Arfa juga jarang terserang diare karena kandungan astringen pada jambu yang bersifat alkali sehingga mempercepat penyembuhan diare yang disebabkan mikroba. Dengan mengkonsumsi jambu, sistem pencernaan selalu diremajakan.



Agar Anak Gemar Makan Buah Sejak Dini




Alhamdulillahh, di bulan puasa ini, seperti menjadi ajang bagi saya untuk lebih banyak mengenalkan beragam buah-buahan pada Arfa dan membuatnya lebih mencintai buah-buahan. Bagaimana tips saya membuat Arfa suka buah? Kita bisa mengajak anak mencintai buah dengan cara menyajikan potongan buah dengan cara yang unik, entah itu dibuat sop buah, puding buah, jus yang diberi lelehan coklat atau susu dan lain sebagainya seperti yang saya lakukan di atas.

Di bulan puasa, saya sering menyiapkan menu sop buah atau pun puding buah untuknya dan keluarga kecil saya. Nutrisi saat buka menjadi sangat lengkap jika ada buah-buahan dalam makanan kita. Arfa juga sangat suka sop buah yang saya buat untuknya ataupun salad buah yang dicampur dengan yogurt.

si anak fruitaholic, sedang asik nyemil buah
Selain itu, saya pun mengajaknya berpartisipasi misalnya memintanya membawakan buah-buahan yang akan dipotong atau membiarkannya melihat saya menyiapkan menu. Dengan ,melibatkan anak secara langsung menyiapkan buah, ini bisa menunjukkan padanya bahwa buah yang dimakan itu sehat dan bermanfaat. Di saat menyiapkan menu berbuka seperti ini, biasanya saya menjelaskan jenis-jenis buah tersebut dan apa manfaatnya untuk kesehatan.

Saya juga memberikannya pujian jika berhasil menghabiskan makanan dan buah-buahan. "Ih, hebat banget anak bubu bisa ngabisin melon!" cara ini cukup berhasil bikin Arfa semakin bangga karena pujian orang tuanya. Saya juga kerap memotivasi dia untuk mencoba buah-buahan lain. "Anak baik, sekarang coba makan anggur yuk, enak juga loh rasanya kayak melon!"




Yang paling penting dari semuanya, anak perlu contoh dari orang tua yang juga mengkonsumsi buah-buahan. Dengan begitu, anak bisa melihat bahwa orang tuanya pecinta buah dan rutin mengkonsumsi buah.

Arfa dan Hania menikmati jambu crystal Sunpride

Alhamdulillah, saya sudah menularkan kebiasaan gemar makan buah pada Arfa sejak dini.
Mengapa penting mengenalkan buah sejak dini?

Pertama, nutrisi dari buah tak hanya penting untuk tumbuh kembangnya, tapi juga penting untuk kekebalan tubuh anak. Badan Kesehatan Dunia atau WHO bahkan melansir bahwa lebih kurang 2,7 juta nyawa setiap tahunnya bisa terhindar dari penyakit mematikan apabila mengkonsumsi buah secara rutin. {3}

Kedua, kandungan serat pada buah membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan anak. Anak sering kesulitan buang air besar? Kemungkinan besar ia kurang mengkonsumsi buah dan sayur.  Ketiga, mengkonsumsi buah dapat mengurangi resiko obesitas pada anak. Dengan mengkonsumsi buah secara rutin, juga berpengaruh dengan berat badan yang sehat. Keempat, anak saya Arfa jadi tidak tertarik mengkonsumsi camilan kemasan tidak sehat karena perutnya sudah kenyang dengan buah, hehee. {3}

Nah yang lebih keren lagi, berdasarkan penelitian Journal of School Health, anak yang rutin mengkonsumsi buah dan sayur bisa sukses secara akademis dibanding anak yang jarang mengkonsumsinya. {3}

Cinta buah lokal



Bicara soal buah, pada awalnya buah impor menjadi pilihan keluarga kecil kami karena tampilan fisiknya lebih menarik, rasanya yang enak dan pilihan buah yang beragam. Namun, ternyata buah lokal juga kini tak kalah kualitasnya dengan buah impor. 

Alhasil, kami sekeluarga memilih buah lokal yang bagus kualitasnya untuk dimasukkan dalam menu makanan. Mengapa harus beralih ke buah lokal? Pertama, harganya yang cukup bersahabat. Seperti yang kita tahu, buah impor harganya jauh lebih tinggi dibanding buah lokal. Apalagi kalau dikemas dengan sangat menarik, maka buah lokal tentu mampu bersaing dengan buah-buahan impor yang beredar di masyarakat.

Kedua, sebagai konsumen merasa aman memakannya. Saya kerap membaca berita mengenai temuan buah impor berbahaya mulai dari mengandung formalin, bakteri, hingga lilin. Ini tentu membuat kita was-was. Pada buah lokal, jarang ditemukan temuan yang membahayakan di dalamnya. Hal ini dikarenakan buah lokal diproduksi secara musiman. Sementara buah impor, kita harus benar-benar jeli memilihnya karena kita tidak mengetahui bagaimana proses pengemasannya, kapan buah dipetik dan proses distribusinya.


Ketiga, membeli dan mengkonsumsi buah lokal sebagai partisipasi kita memberdayakan petani lokal. Dengan mengkonsumsi buah lokal, bisa kita bayangkan berapa banyak sumber daya manusia yang terserap dan bekerja. Ribuan petani baik dari sabang sampai merauke bisa berdaya karena adanya partisipasi kita dalam mengkonsumsi buah yang mereka hasilkan. Tak hanya para petani yang berdaya, tapi juga bisa berdampak pada peningkatan perekonomian suatu daerah karena kekhasan buah lokalnya.

Keempat, mengkonsumsi buah lokal dengan kekhasan masing-masing, tentu menjadi dukungan dari masyarakat agar pemerintah melindungi kekhasan buah nusantara. Kita juga tetap dapat merasakan buah-buahan khas dalam negeri yang tidak bisa didapatkan dari buah-buahan impor.

  

Konsumsi buah di keluarga, kenapa harus SUNPRIDE?



Buah-buahan yang dihasilkan Sunpride dijaga betul kualitasnya. Untuk menghasilkan buah pisang berkualitas, Sunpride tidak tanggung-tanggung menerapkan standar yang tinggi dalam hal kualitas dan juga edukasi terhadap petani lokal.

Proses pengemasan dan distribusi pun tak luput diperhatikan Sunpride. Untuk pisang cavendish yang dikemas dalam bentuk satuan atau Pisang Single and Available, Sunpride menggunakan jenis plastik yang tidak membuat pisang mudah berkeringat dan basah. {4}

Selain itu, Sunpride pun berinovasi dan berinvestasi dalam infrastruktur dan distibusi buah. PT Sewu Segar Nusantara mulai berinvestasi gudang-gudang pendingin untuk setiap jenis buah di seluruh titik distribusinya. Truk pengangkut pun diatur supaya suhu di dalamnya dapat membuat buah-buahan Sunpride tetap segar sampai tujuan.

Sumber: sunpride.co.id

Lebih dari 65 truk berpendingin dengan hati-hati mengendalikan suhu penyimpanan sehingga kematangan buah terjaga tanpa adanya intervensi bahan kimia. Tak mengherankan jika reputasi PT Sewu Segar Nusantara sebagai distributor buah pilihan bagi lebih dari 3.000 peritel modern dan tradisional. Tak mengherankan juga mengapa buah-buahan yang sampai di tangan kita para konsumen masih segar dan harum.

Sunpride juga mengembangkan ragam buah nusantara dengan memiliki lebih dari 20 ragam buah yang terdistribusi dari Medan hingga Bali. Keren banget ya produk dalam negeri ini. Sekitar 80 persen produk yang dipasarkan Sunpride merupakan buah yang ditanam di Indonesia. Sisanya, Sunpride mendistribusikan buah mancanegara untuk memenuhi permintaan buah yang sulit berkembang di Indonesia seperti  kiwi dan pear.

Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Sunpride selama ini. Selain berkiprah dalam pemberdayaan ribuan petani, Sunpride juga memberi edukasi kepada masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi buah-buahan untuk mencukupi nutrisi tubuh. Kampanye fruitaholic menjadi andil Sunpride dalam menyebarkan pola hidup sehat di masyarakat dengan mengkonsumsi buah-buahan. Saya harap Sunpride tetap konsisten dengan memberikan kualitas terbaik dan tetap mengkampanyekan hidup sehat dengan buah segar. Dan saya harap buah sunpride ada juga di kota-kota kecil di Indonesia. 


Sumber tulisan:
www.sunpride.co.id
{1} http://www.myfitnesspal.com/food/calories/cavendish-banana-310206024
{2}http://www.popsugar.com.au/fitness/Health-Benefits-Rockmelon-Fibre-Vitamin-C-Potassium-33541917
{3} http://brighterlife.co.id/2014/04/28/5-manfaat-buah-dan-sayur-bagi-anak/
{4} http://swa.co.id/listed-articles/rahasia-mulusnya-buah-sunpride



Tulisan diikutsertakan dalam Writing Competition “Lengkapi Nutrisimu Sepanjang Ramadhan” Sunpride Fresh Everyday

Subscribe to receive free email updates:

9 Responses to "Nutrisi Ramadhan Jadi Lengkap Bersama Sunpride"

  1. Di tempatku, buah sunpride jarang ada. Pisang saja yang ada di toko-toko buah dan supermarket. Secara kualitas buah sunpride sangat terjaga nutrisinya dengan baik ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dimana mba daerahnya? wah, semoga sunpride semakin menyasar ke daerah mba ya, karena emang enak banget.

      Delete
  2. istri saya juga doyan banget buah2 sunpride mbak

    ReplyDelete
  3. Keluarga saya juga senang dengan buah. Anak saya yang kecil, juga paling suka dengan pisang. Satu sisir pisang, bisa habis dalam dua hari. he he he

    ReplyDelete

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)