Dunia Lingga

Pakde Sarwono, Bapak Kita Semua



Menjadi guru adalah cita-citanya sejak dulu. Sejak lulus SMA. Kecintaannya akan dunia belajar mengajar seakan menginspirasi banyak orang, terutama sang putri, Galih, yang kini juga menjadi pengajar.

Kami memanggilnya Pakde Sarwono. Karena begitu semangat mengajar, hari-harinya seakan dipenuhi oleh target mencerdaskan anak didiknya. Memberikan bimbingan belajar hingga mempersiapkan datangnya Ujian Nasional di sebuah SMA di Kabupaten Klaten. Untuk guru yang baru saja diangkat menjadi PNS setelah puluhan tahun berkarya, Pakde Suwarno tak pernah mengenal lelah untuk mengajar. Meski mengajar selama puluhan tahun itu, dengan gaji tak seberapa, Pakde terus memberi pencerahan kepada anak didiknya.


Namun takdir berkata lain, Tuhan lebih mencintai Pakde Sarwono yang dikenal dengan senyumannya yang khas dan tulus itu. Pakde mengeluh sakit dan ketika dibawa ke rumah sakit dan ditangani oleh dokter, Pakde harus berpulang.

Meninggalnya Pakde Sarwono tak hanya mengejutkan keluarga, tapi juga anak didiknya. Kini, tak lagi ada senyum khas Pakde dan celetukannya yang membuat orang lain tertawa. Ratusan orang mengiringi kepergiannya. Sungguh, syahdu dan mengharu biru. Ratusan murid memanjatkan doa agar almarhum diterima di sisi Allah. Pakde Sarwono adalah bapak buat semua murid-muridnya. Kasih sayangnya terhadap tetangga, murid-murid dan orang lain sama besar seperti kasih sayang terhadap anaknya.

Pakde meninggalkan satu istri dan lima orang anak. Yang paling kecil, Sheila, masih duduk di Sekolah Dasar. Dan sebentar lagi, anak kedua Pakde, yang juga seorang guru, akan melangsungkan pernikahan.

Pakde, bahagia disana ya.. :)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pakde Sarwono, Bapak Kita Semua"

Post a Comment

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)