Dunia Lingga

Menjadi Ibu Muda Produktif dan Kreatif Bersama Asus E202


Siapa menyangka, aku bisa terjun ke dunia tulis menulis. Ke dunia kreatif yang bisa kamu lakukan di mana saja, kapan saja. Di sudut cafe, di pojok rumah, di toilet, petang atau dini hari. Dunia tulis menulis yang bisa membawamu terbang menjelajahi sudut-sudut kota, perkampungan, hingga mancanegara.

Perkenalanku dengan dunia tulis berlanjut saat mengenal komunitas Rumah Dunia besutan Gola Gong. Meski tak aktif-aktif amat, dari komunitas ini aku belajar dunia kreatif. Membuat cerpen, puisi, membuat tulisan-tulisan lain paling tidak harus memenuhi kaidah EYD.

Dari komunitas inilah aku terpacu untuk produktif menghasilkan tulisan. Meski teringat saat itu belum mempunyai laptop dan menulis lewat rental komputer di dekat rumah. Syukurnya, beberapa tulisanku bisa masuk majalah remaja yang cukup terkenal saat itu. Beberapa tulisan lain dibukukan dalam bentuk kompilasi bersama penulis lainnya.

Produktif menulis saat menjadi jurnalis

Selama kuliah, praktis kehidupanku fokus pada perkuliahan. Hasrat menulis hanya sesekali disalurkan lewat blog. Meski sempat mengikuti koran kampus, tapi aku menyerah. Aku pada saat itu berhasrat untuk lulus tepat waktu dengan belajar, belajar dan belajar. Kebayangkan, hasrat ini dilatarbelangi oleh muka penuh harap kedua orang tua yang ingin melihat anaknya menyelesaikan kuliah tepat waktu.

Lepas lulus, ternyata Allah memang menakdirkanku kembali ke dunia tulis menulis. Ke dunia menulis yang tulisan-tulisan tersebut harus benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. Menjadi jurnalis di salah satu media nasional menjadi kebanggaan sekaligus beban.

Menjadi jurnalis, dituntut untuk produktif setiap harinya. Bedanya dengan menulis biasanya, tulisan jurnalis harus memenuhi kaidah jurnalisme. Setiap harinya, pekerjaanku ya mencari berita dan menuliskannya. Dikejar dan mengejar deadline sudah sangat biasa.

Untuk produktif pada masa-masa itu tentu harus punya alat tempur yang baik. Apalagi, tahu sendiri bagaimana pekerjaan seorang jurnalis. Satu jam di tempat A, satu jam kemudian diperintah untuk meliput di tempat B.



Alhamdulillah saat itu, notebook Asus Atom menemani keseharianku dalam menulis. Selain praktis karena mungil, Asus Atom-ku ini bandel banget di bawa kemana-mana. Sejak 2011, si Asus sudah menemani pekerjaanku mencari berita dan menuliskannya. Di bawa ke luar kota pun dia asik-asik saja karena nggak makan tempat. 

Setelah merasakan dinamisnya dunia jurnalis, aku harus memilih mengundurkan diri. Bukan, bukan karena tak cinta. Tapi karena keadaan saat itu memaksaku untuk mundur. Asus yang selama ini menemani, aku hibahkan pada adikku Anggit untuk memudahkan perkuliahannya.

Anggit pun demikian, menjaga si merah Asus dengan senang hati. Sudah puluhan ribu file dan film yang diunduh kemudian ditaruhnya dalam notebook Asus, tapi Asus tak gentar. Ah, aku yakin, jasa-jasa notebook ini akan selalu dikenang. File-file kerja hingga film-film nggak jelasnya adikku masih anteng di sana. 

Dan kini, adikku yang sudah mau lulus S1-nya memberikan notebook Asus Atom tersebut ke adikku paling bontot, Idham. Sekarang Idham baru mau masuk kuliah dan kembali memakai notebook warisanku. See! Betapa awetnya notebook yang satu ini.

Memilih dunia freelancer, tetap produktif dan kreatif


Aku kini memilih untuk menjadi freelancer dan blogger. Well, mungkin bagi lingkungan sekitar yang belum tahu pekerjaan ini, bisa jadi akan memandang sebelah mata. Pekerjaan tidak tetap, tidak ada gaji tetap, apalagi gaji ke-13, hehe. Tapi tahukah, bahwa dunia kreatif adalah melakukan hal yang berbeda dan melawan dari rutinitas hidup sehari-hari? Dunia kreatif adalah kau tidak merasa terpenjara dengan apa yang kau lakukan? 

Dengan menjadi freelancer, aku bisa melakukan hal-hal yang kusukai, terutama di dunia tulis menulis. Terkadang menjadi konsultan media sebuah public relation agency, kadang-kadang menulis majalah internal lembaga tertentu, dan terkadang menulis apapun yang saya suka di blog. Aku bisa melakukan apapun, kapanpun dan dimanapun. 

Apa aku dibayar? Untuk pekerjaan seperti konsultan media atau freelancer, tentu dibayar, namanya juga keahlian. Sementara dari menulis di blog, aku bisa banyak mengenal orang, jalan-jalan nggak bayar, terbang ke Raja Ampat gratis, meluncur ke Hong Kong juga gratis, dan barang-barang elektronik yang tak terpikir aku dapatkan jika tidak menulis. 

Tapi bukan, bukan itu yang dituju. Menulis bagiku adalah sebuah passion. Sebuah cara agar tetap waras dengan cara menulis. Sebuah cara untuk tetap produktif meski terkadang diramaikan celoteh anak saat menulis. Sebuah cara agar hidupku bisa bermanfaat untuk orang lain, terutama membagikan pengalaman yang aku harap akan selalu dikenang nantinya. I love my life..

Untuk itu, aku harus tetap produktif meski berkarir dari rumah. Ada beberapa cara yang biasa kulakukan.

1. Memilih passion

Yup, satu-satunya passion yang ada dalam diriku ya dengan menulis. Biarlah cibiran orang bilang tulisan biasa-biasa saja, tapi aku suka menulis dan aku akan tetap menulis. Jadi, aku sarankan, harus mencari hobi atau passion yang tepat agar kita tetap produktif di rumah, entah dengan berdagang, desain pakaian dan lainnya. Kalau kamu suka, ya go ahead! Pilihlah passion-mu dan berkaryalah :)

2. Konsisten dan berkesinambungan

Memilih dunia kreatif bukan berarti bebas begitu saja. Ada target-target tertentu yang harus dipasang. Ada konsistensi yang harus selalu terpatri dalam diri. Ada hal-hal yang memang harus dikorbankan karena konsistensi kita tersebut. Jadi kalau di saat sedang terpuruk, ingat kembali bahwa kita telah memilih jalan tersebut.

3.Terus belajar dan berkreasi

Mengerjakan suatu hal semaksimal dan sekreatif mungkin. Selanjutnya, hasil akan mengikuti dari apa yang kita kerjakan. Terus belajar adalah KUNTJI, hehe..apalagi pada saat ini, dunia kreatif semakin berkembang. Contoh nyata dunia blogger yang kini berkembang dengan pesat. Kita dituntut untuk bisa terus berinovasi.

4. Memanajemen waktu dan menentukan skala prioritas

Ibu rumah tangga sepertiku yang juga merangkap freelancer tentu harus memiliki manajemen waktu yang baik. Caranya tentu dengan menentukan skala prioritas, biasanya saya catat mana yang memang harus lebih dahulu dikerjakan dan mana yang bisa dikerjakan nanti.

5. Jangan pantang menyerah dan tak lupa berdoa

Ada kalanya apa yang telah kita usahakan kok tidak menghasilkan sesuatu apapun. Jangan menyerah, percayalah bahwa kelelahan saat ini akan membawa hasil di kemudian hari. 

Jujur, untuk tetap produktif tentu harus punya alat perang yang baik. Setelah Asus dihibahkan, aku memakai Asus A555L Series. Memang sangat asik sih karena layarnya besar dan baterai-nya tahan lama. Tapi, aku nggak bisa bawa kemana-mana karena dirasa cukup berat. Maklumlah ibu muda dengan bocah yang lagi aktif-aktifnya, membawa anak saja sudah berat, ditambah bawa laptop? Ogaaaahh daah..hahaa

Nah, sebuah iklan notebook Asus pun berseliweran lewat di layar laptopku. Asus E202 terlihat begitu menggoda agar hidupku lebih produktif. Mengapa? Ini aku jembrengin satu-satu kelebihan dari Asus E202.

Desain Stylish nan Minimalis




Asus E202 ini keliatan minimalis dan stylish sehingga gampang dibawa kemana-mana. Cocok buat aku dan kamu yang kalau kerja nggak bisa mantengin di suatu tempat. Bayangin saja, bobotnya cuma 1,21 kg. Ini artinya kayak kita bawa telur satu kiloan saja, tentu ringan dan gampang disimpan di tas. 

Dimensinya juga hanya 193x297mm sehingga tidak lebih besar dari kertas yang berukuran A4. Ini sih kalau dikasih yang beginian nggak nolak deh. Apalagi untuk yang mobilitas tinggi seperti aku, cocok sekali pakai notebook Asus E202 ini. Ditambah dengan layarnya yang berukuran 11,6 inci, tentu sangat nyaman dipandang mata.

Bukan hanya desain notebook E202 yang mini, chargernya pun minimalis. Charger Asus E202 ini nggak lebih besar daripada kartu kredit dengan panjang hanya sekitar 53mm. Wah, bakal enak sekali kalau dibawa travelling nih, nggak ribet karena ukuran yang minimalis.

Grafik yang kece

Resolusinya pun tetap kece dengan HD (1366x768). Mau nonton drama Korea tetap lancar jaya. Asus E202 ini memiliki tipe graphic Integrated Intel® HD Graphics (Pentium & Celeron). Ini sebabnya tampilan gambar akan lebih jernih, tajam dan tentunya bersih.

Ditambah lagi, terdapat teknologi Asus Splendid dengan sistem vivid. Dengan adanya sistem ini, akurasi warna dapat secara otomatis disesuaikan dengan display setting optimal untuk semua gambar. Dengan teknologi ini, Asus E202 dapat menampilkan warna yang lebih dalam pada saat menikmati video dan film.  

Kinerja Asus E202

Asus E202 ini punya kapasitas RAM 2GB, jadi tergolong cukup untuk mengatasi multitasking dengan baik. Dengan sistem operasi DOS serta prosessor Intel Celeron Dual Core N3050 2.16 GHz, notebook ini dapat menjalankan kinerjanya secara maksimal. 

Ditambah lagi dengan adanya chipset Integrated Intel CPU, Asus E202 dapat mengatasi multitasking dengan baik tanpa harus menunggu. Wah, tampaknya Asus E202 ini dapat dijadikan pilihan notebook yang tepat buat aku dan kamu para ibu muda :)

Asus E202 ini juga menyematkan perangkat penyimpanan berbasis Hard Disk Drive(HDD) pada notebook ini. Ukurannya relatif besar, sampai 500 GB. Wah, dengan ruang penyimpanan ini, aku bisa menyimpan musik, video hingga drama Korea, haha..

Warna yang lucu



Ibu-ibu muda sepertiku, melihat warna-warna ciamik pasti kalap yah. Notebook yang hadir dalam versi Windows 10 dan juga DOS sangat memukau dengan pilihan warna beragam yaitu  Silk White, Dark Blue, Thunder Blue dan Red Rouge. Aku suka yang silk white karena keliatan elegan. Kalau kamu suka yang warna apa?

Teknologi Mumpuni
Kalau melihat dari website Asus, notebook E202 ini didukung dengan WIFI 802.11a dan bluetooth 4.0. Teknologi ini digadang-gadang data rate atau kecepatan berkirim data lebi kencang daripada notebook berkelas lainnya yang pada umumnya hanya didukung dengan WIFI a/b/g/n.

Konon, dengan WiFi berbasis 802.11ac ini kecepatan bandwidth bakal mencapai 1,3Gps. Wuaahh...ini super duper asik ya..mau berselancar di dunia maya ditunjang dengan WiFi yang keren abis.

Sementara Bluetooth 4.0, memiliki keunggulan memiliki konsumsi daya yang lebih kecil sehingga akan menghemat baterai serta memiliki jangkauan transmisi data yang lebih jauh dengan jarak lebih dari dari 100 meter.

Asus E202 ini juga telah menggunakan USB 3.1 Type-C yang memiliki bentuk simetris sehingga sangat mudah digunakan dan hemat waktu. Dengan tipe USB ini, transmisi data kecepatannya hingga 5Gbps loh. Alhasil proses pemindahan berjalan lebih cepat. Fitur ini juga yang membuat notebook E202 11,6 inci pertama di dunia yang menggunakan teknologi USB 3.1 Type C di dalamnya.

Dengan ini, USB dapat dicolok dengan berbagai arah dengan colokan reversible setiap saatnya dan kecepatan transfer USB 3.1 ini lebih cepat 11x dibandingkan USB 2.0.

Desain yang sangat tipis dan fanless membuat ASUS EeeBook E202 memiliki suara bising sangat rendah, sangat cocok digunakan saat di perpustakaan atau bahkan ditinggalkan semalaman untuk mengunduh dokumen dan files.

Baterai tahan lama
Kalau ini jadi hal yang paling penting banget di sebuah barang elektronik nih. Baterai harus tahan lama. Dan Asus E202 ini memanjakan kita dengan daya tahan baterai yang mencapai 8 jam untuk penggunaan komputasi sehari-hari. Mengapa bisa tahan lama? Karena Asus E202 ini dilengkapi dengan prosesor Intel Celeron Dual Core N3050 generasi kelima yang rendah daya.

Dengan prosesor yang rendah daya ini, tentu Asus E202 tidak akan panas dan juga tidak lowbatt saat digunakan. Dengan daya tahan sebesar ini, paling pas dengan mobilitas pekerjaanku nih.

Touchpad dan Keyboard yang Responsif

Touchpad yang dipasang pada Asus E202 ini sangat responsif, sehingga punya akurasi yang tinggi. Ukurannya pun lebih besar dibandingkan toucpad pada notebook sejenis yang berukuran 11,6 inci. Belum lagi ditambah fitur teknologi Asus Smart Gesture yang memiliki banyak fungsi selayaknya gesture pada layar sentuh loh.

Sementara keyboardnya dirancang dengan fitur chiclet. Fitur ini membuat jarak antar tombolnya adalah 18,4mm sementara luasnya secara keseluruhan yakni 268mm. Dengan spesifikasi ini, pengalaman mengetik menjadi lebih nyaman, bahkan tahan sampai 10 juta kali pengetikan. Jujur, ini sih benar-benar asik buat freelancer sepertiku yang setiap harinya berkutat di muka notebook. 


Audio yang Terbaik

Buat memilih notebook, tentu perlu diperhatikan juga bagian audionya. Asus E202 ini memiliki 2 kualitas audio yang terbaik, serta speaker yang menghadap depan dapat langsung kalian nikmati untuk mendengarkan musik, menonton video dan bermain game.

Ditambah dengan teknologi Asus Sonic Master dan Asus Golden Ear Team, Asus E202 ini memiliki suara yang dapat membuat kalian merasa nyaman karena menghasilkan suara yang jernih dan jelas walau di volume suara yang tinggi. 





ASUS WebStorage
ASUS cloud service mendukung secara menyeluruh untuk kehidupan online saat ini, data dapat diakses di manapun dan kapanpun. ASUS WebStorage sangat nyaman untuk mendukung prioritas utama kamu.

Semua data baik presentasi bisnis sampai album foto dan konten multimedia bisa langsung diakses dengan 16GB Webstorage secara gratis untuk satu tahun.






Harga 3 juta rasa 5 juta
Harga notebook Asus E202 ini hanya dibanderol sekitar Rp 3,3 juta. Namun, dengan spesifikasi yang diberikan, seperti desain yang ringan dan tipis, daya tahan baterai panjang dan didukung prosesor Intel Braswell, harga ini sangat-sangat terjangkau dibandingkan notebook lain dengan spesifikasi sama dengan harga yang lebih mahal.




Melihat dari beragam spesifikasi di atas,rasa-rasanya pekerjaanku sebagai ibu rumah tangga yang merangkap freelancer dan blogger bisa lebih produktif dan kreatif. Bagaimana teman-teman, tertarik dengan produk yang satu ini? Agar hidup lebih produktif dan kreatif :)

Sumber tulisan:
https://www.asus.com/id/Laptops/E202SA/
Nerd Reviews YouTube
Asus Youtube

Blog Competition ASUS E202 by uniekkaswarganti.com

Subscribe to receive free email updates:

14 Responses to "Menjadi Ibu Muda Produktif dan Kreatif Bersama Asus E202"

  1. Aih sama euy gambar gif nya, keren keren.... Jadi tambah mupeng liat Asus E202 ini, efisien, ringan, spesifikasi nya mumpuni dan harganya terjangkau. Grafisnya kece badai. Udah ah langsung bae, mau yang warna apa??

    Eh BTW mampir kuy lah ke blog sahaja saya, ikutan juga nih

    BalasHapus
  2. Aih sama euy gambar gif nya, keren keren.... Jadi tambah mupeng liat Asus E202 ini, efisien, ringan, spesifikasi nya mumpuni dan harganya terjangkau. Grafisnya kece badai. Udah ah langsung bae, mau yang warna apa??

    Eh BTW mampir kuy lah ke blog sahaja saya, ikutan juga nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Grafisku mah apa atuh dibanding mas hendra..kayak remah rengginang haha

      Hapus
    2. Ah bisa bae, keren keren nih mba lingga.... Semoga kita sukses... Aamiin

      Hapus
  3. terus kamu mau minta yang warna apa mbak lingga :p

    BalasHapus
  4. Terima kasih sudah ikutan #E202BlogCompetition. Good luck yaaa...

    BalasHapus
  5. Asus E202 memang keren, spesifikasi lengkap, warna mempesona dan harga pas di dompet. Kalau saya senang banget sama warna putih, kece abis.... semoga kita dapat satu2 ya...

    BalasHapus
  6. Notebook Asus E202 emang keren deh. Desain minimalis, kualitas maximalis, apalagi harganya cukup ekonomis.

    BalasHapus
  7. ulasannya menarik 👍

    salam kenal Mbak

    BalasHapus
  8. Congratulations mba Lingga... Akhirnya menang juga sang mastah

    BalasHapus
  9. Selamat ya mbak menang juga. Salam kenal.

    BalasHapus
  10. Tulisan seorang yang professional di bidang jurnalistik memang berbeda!

    Animasinya juga cetar membahana euy, wajar kalau jadi pemenang.

    Selamat mbak sudah berhasil memboyong satu buah E202 untuk teman kerja :)

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)