Dunia Lingga

Alasan Mengapa Harus Berkunjung ke Museum Keris Solo

Sumber: solovent.id


Selama tinggal di Klaten, saya lebih banyak menghabiskan liburan di sekitar kota kecil ini. Padahal, masih banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi di daerah-daerah tetangga seperti Yogyakarta dan Solo. 

Sayangnya liburan tahun baru kali ini agak malas kalau ke tepat-tempat yang terlalu ramai. Selain badan sudah berat karena hamil, nggak tahan bakal menghadapi kemacetan di Jogja misalnya. Nah, mau coba liburan yang anti mainstream kayaknya. Gimana kalau saya dan keluarga berlibur ke museum? Dan sepertinya anggota keluarga nggak keberatan akan rencana liburan kali ini. 

Museum di Solo ada banyak ternyata, salah satunya Museum Keris Nusantara yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo 9 Agustus lalu.  Saya penasaran dengan keris-keris nusantara sih. . Siapa yang belum tahu benda yang satu ini? Senjata tradisional Jawa yang hingga kini memiliki nilai luhur, seni dan filosofi pada pembuatannya. Maka pada akhirnya, keris bukan lagi sekadar senjata, tetapi sudah menjadi warisan kebudayaan Nusantara, khususnya budaya Jawa. Sayang, saya belum lihat secara langsung keris yang jadi kebanggaan masyarakat Indonesia ini

Museum Keris di Solo diharapkan akan menjadi sarana edukasi bagi warga. Museum ini selain menjadi tempat wisata di Solo juga akan menjadi pusat pengetahuan buat kamu yang tertarik dengan kekayaan budaya serta sejarahnya. Lalu mengapa kita harus berkunjung ke Museum Keris Solo?

1. Museum Keris Nusantara di Solo Menjangkau Semua Orang
Sumber: solovent.id
 Museum Keris yang berada di Kota Solo ini dibangun bertahap sejak 2013. Mengunjungi museum ini, kamu akan melihat fasilitas yang ramah difabel. Karena diharapkan, museum ini juga bisa diakses dengan mudah oleh kaum disabilitas. Tentu ini merupakan kabar baik. Infrastruktur tersebut meliputi akses masuk khusus kaum difabel, lift yang menjangkau semua lantai museum, dan juga akses menuju toilet.

2. Museum Keris Menyediakan Dokumentasi yang Lengkap
Dengan mengunjungi museum ini kamu memang tidak hanya akan melihat berbagai koleksi keris saja, lho. Kamupun akan melihat koleksi senjata tradisional dari daerah lain, seperti rencong yang berasal dari Aceh. Tetapi memang, utamanya yang akan kamu temui adalah keris.

Keris yang disimpan di museum ini memang terbilang istimewa. Beberapa keris ada yang dibuat pada abad ke-8 atau 9, dan yang dibuat pada zaman Singosari dan Majapahit juga ada. Saat ini terdapat sekitar 409 koleksi keris, dan 38 koleksi tombak dari berbagai jenis, serta benda pusaka bersejarah lain. Sementara itu belum termasuk senjata tradisional dari daerah lain seperti Bugis, NTT, Aceh, bahkan Irian.

Sumber: solovent.id

Tidak hanya dilengkapi dengan pameran keris dan berbagai senjata tradisional, buat kamu yang tertarik dengan warisan budaya leluhur ini, baik itu sejarahnya dan proses pembuatannya yang konon memerlukan kesiapan spiritual para Empu, di sini juga sudah disiapkan video dokumentasi keris, yang bisa ditampilkan pada mini theatre. Selain itu ada juga perpustakaan mengenai peninggalan keris. Jadi sekali berkunjung bisa lebih tahu info selengkapnya seputar keris dari asal usulnya hingga sekarang.

Selain menjadi tempat wisata di Solo, Museum Keris Nusantara ini memang menjadi pusat aktivitas pengelolaan koleksi benda pusaka yang jumlahnya sangat banyak. Banyak dari koleksi tersebut didapat dari hibah dan pinjaman dari masyarakat

Kalau kamu perhatikan saat berkunjung, kompleks museum ini tidak hanya terdiri dari ruang pamer dan perpustakaan saja, tetapi juga laboratorium metalurgi, bengkel kerja dan kantor komite, yang berada di gedung eks Rumah Sakit Jiwa Mangunjayan. Gedung ini berada persis di sebelah gedung utama tempat koleksi keris dipamerkan.

Cara Mengunjungi Museum Keris Nusantara
Sumber: solovent.id

Museum ini berada di Jl. Bhayangkara, Kota Solo, sebelah Stadion Sriwedari. Untuk masuk ke dalam gedung museum, sekarang kamu harus membayar tiket masuk sebesar Rp7.500 untuk umum, atau Rp5.000 jika kamu menunjukkan Kartu Pelajar. Sedangkan, tiket untuk wisatawan mancanegara, sebesar Rp20.000. Museum ini buka hampir setiap hari, yaitu:
Selasa s.d Kamis: pukul 09.00 – 15.00 WIB,
Jumat: pukul 08.30 – 11.00 WIB,
Sabtu: pukul 09.00 – 15.00 WIB, dan
Minggu: pukul 09.00 – 13.00 WIB.


Museum ini tutup setiap hari Senin dan hari libur. Dengan jadwal yang demikian, museum ini akan menjadi salah satu tempat wisata di Solo yang bisa kamu kunjungi.

Subscribe to receive free email updates:

14 Responses to "Alasan Mengapa Harus Berkunjung ke Museum Keris Solo"

  1. kalau aku pribadi kurang tertarik dengan keris, entah mengapa, karena serem, keris itu kan semacam pisau yang tajam gitu ya kan hehhee.. tapi ternyata ada museum nya ya

    ReplyDelete
  2. Keris ternyata ada museumnya baru tau. bisa jadi destinasi nih kalau liburan ke jawa. makasih mba infonya

    ReplyDelete
  3. woww...baru tau kalau ada museum keris. semoga museumnya semakin banyak koleksinya dan selalu di maintenance jadi bersih dan apik

    ReplyDelete
  4. Baru tau ada museum keris. Nanti kalo ada kesempatan main ke Solo pengin banget main ke mari

    ReplyDelete
  5. Wah, bisa jadi agenda kalau pas pulang ke Jogja nih, melipir bentar ke Solo.. Saya suka museum, dan senang liat museum-museum sekarang makin bagus..

    ReplyDelete
  6. Baru tahu ada museum keris di Indonesia, bisa jd referensi belajar budaya nih buat anak2. Makasih sharingnya mbaa

    ReplyDelete
  7. Noted. Saya juga pengen beli daster tuh kalau ke Solo. Dulu pernah dibeliin sama kakak, dan bahannya emang bagus.

    *ehjadingomongindaster

    ReplyDelete
  8. Waaaaa wisata ke museum apalagi keris, benda kuno yang bersejarah.
    Aku belum pernah Mba, semoga ada kesempatan ke sana aamiin

    ReplyDelete
  9. Kalau liat harga tiket masuk museum, rasanya Museum Banten Lama yang termurah, cuma 2 ribu. :D
    Btw, koleksi kerisnya ternyata ada pinjaman dr masyarakat yaa. Kebayang klo udh waktunha ritual2, pasti ramee

    ReplyDelete
  10. Bapak dan kakaku koleksi keris banyak banget, dulu setiap malam jumat percaya ga percaya...rumah wangi melati meski gada melati saat itu

    ReplyDelete
  11. Terima kasih infonya kak, semoga bisa ke solo dan bisa mampir kesini :D Sayangnya jam buka nya ndak begitu panjang ya

    ReplyDelete
  12. Museum kerisnya keren. Ini namanya nguri-uri budaya ya mbak. Menjaga warisan leluhur. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi?

    ReplyDelete
  13. Baru tauuuu. Wajib kesini nanti pas ke Solo. Libur Lebaran buka ga ya kira-kira?

    ReplyDelete
  14. Baru tahu tentang museum keris ini, harga tiketnya murah lagi :D

    ReplyDelete

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)