Dunia Lingga

10 Tips Liburan Hemat ke Hong Kong

Liburan gratis kali ini ke Hong Kong dan Macau bersama HIS Travel. Senang? Ya iyalah senang liburan gratis ke luar negeri, mengeksplorasi tempat-tempat yang belum pernah kita kunjungi. Dengan liburan, setidaknya saya bisa kembali waras menghadapi kehidupan, hihi.

Saya berangkat di akhir Maret bersama suami. Pihak HIS Travel memberikan tiket gratis PP dan juga hotel di daerah Causewaybay. Sementara untuk transportasi dan ittenerary saya yang menyusunnya sendiri. Jadi kami lebih banyak backpacker juga disana. Hehe..

Apa saja yang mesti dipersiapkan jika ingin liburan ke Hong Kong? Berikut ini hal yang harus dipersiapkan jika ingin liburan ke Hong Kong beserta tips liburan hemat di Hong Kong berdasarkan pengalaman saya.

1. Mengetahui kondisi cuaca di Hong Kong
Bukan hanya saat liburan ke Hong Kong, mengetahui iklim dan cuaca kota atau negara tujuan adalah sebuah kewajiban. Jangan sampai ketika di sana kita kedinginan karena nggak bawa jaket ketika musim dingin. Atau kepanasan karena salah kostum bawa-bawa syal tebal, hehe.

Hong Kong sendiri memiliki iklim sub-tropis dengan berbagai musim-musimnya yang berbeda. Ada musim semi (Maret-Mei), musim panas (Juni-Agustus), musim gugur (September-Desember), musim dingin (Desember-Februari).

Karena saya berangkat di bulan Maret, artinya sudah masuk musim semi. Sebenarnya musim semi adalah waktu terbaik liburan ke Hong Kong, tapi sayang kondisi cuaca tidak menentu. Nah, di musim ini suhu dan kelembaban justru meningkat dan dingin rata-rata 17-20 derajat Celcius. Dinginnya sih nggak terlalu ya, cuma anginnya yang bikin menusuk tulang.

So, kalau bepergian di waktu ini, saya sarankan untuk membawa jaket yang cukup tebal untuk liburan dan jalan-jalan di Hong Kong.

2. Membawa payung
Payungan gagal, pengennya sih kayak Dian Pelangi..apalah daya, payungnya payung sponsor, haha
Agaknya item yang satu ini sangat penting untuk dibawa selama liburan di Hong Kong. Kota yang satu ini sering hujan bahkan badai. Ketika kami sampai pertama kali di kota ini pun, hujan gerimis menyambut kami. Syukurnya kami membawa payung agar tak kehujanan.

3. Tisu basah
toilet in Hong Kong
toilet di Victoria Park
Berbeda dengan toilet Indonesia yang merupakan toilet basah, di Hong Kong semuanya dry toilet atau toilet kering tanpa semprotan air. Sebagai orang Indonesia yang harus bebersih dengan air, toilet seperti ini sangat tidak cocok buat saya. 

Untuk mengatasinya ya kemana-mana bawa botol berisi air buat membersihkan diri. Atau kalau lagi nggak bawa air, persiapkan selalu tisu basah dalam tas. Tisu basah benar-benar membantu ketika harus ke toilet-toilet di Hong Kong. Perlu bawa tisu kering juga, meski di tiap toilet sudah disediakan. Namun apa salahnya jaga-jaga kalau tisu kering di toilet habis.

4. Bawa kaos kaki
Kenapa harus bawa kaos kaki? Karena jika sulit menemukan tempat solat, kita bisa solat di taman atau di pojokan gedung. Nah, buat yang berhijab, tinggal pakai kaos kaki yang bersih untuk solat saat waktunya solat. 

Saya kerap kali menjamak salat ketika liburan di Hong Kong. Oiya jangan lupakan bawa sajadah untuk alasnya ya..cukup sajadah tipis agar kita bisa tetap solat meski tak ada fasilitas untuk beribadah di sana.

5. Persiapkan memory card kamera dan handphone
Liburan hanya tiga hari tapi foto dan video bisa ribuan. Hayo siapa yang kayak gini? Saya termasuk salah satu di antara orang-orang narsis ini. Untuk itu, penting kiranya untuk membawa memory card ekstra agar dokumentasi selama liburan tidak full. Meski bisa beli di sana, tapi pengorbanan untuk mencari penjual memory card akan sangat memakan waktu. List liburan agaknya akan tidak terpenuhi semuanya. 

Ini sih pengalaman pribadi saya karena banyak memvideokan liburan di sana, saya sampai beli memory card 16 gb dan flashdisk 32 gb untuk menyimpan segala bentuk dokumentasi. Itu pun belum cukup karena 32 gb lainnya saya taruh di google drive.

Harga memory card dan flash disk pun cukup lumayan jika dikonversikan ke Rupiah. Kalau mau lebih aman lagi bawa juga hard disk eksternal sehingga tinggal transfer jika memori handphone atau kamera penuh. Di mana transfernya? Lebih jelasnya akan saya jabarkan di postingan selanjutnya ya.

6. Bawa pelembab dan obat anti nyamuk
Ini juga bagian penting nih selama liburan ke Hong Kong. Jangan lupa bawa pelembab muka dan wajah selama di sini. Karena udara yang dingin, kulit jadi cepat kering. 

Pelembab bisa sangat membantu mengatasi kulit kering. Saya membawa pelembab dan sunscreen dan selalu dipakai jika ingin pergi. Tapi pas kembali ke Indonesia, kulit saya jadi mengelupas, mungkin karena perubahan cuaca ya.

Oiya, jangan lupa juga untuk membawa pelembab anti nyamuk, berjaga-jaga agar tidak ada nyamuk bermanja-manja di kulit kita.

7. Bawa koyo atau counterpain
Kalau backpackeran, kita akan sering berjalan dan besar kemungkinan tersasar. Untuk orang yang jarang berolahraga seperti saya, hal ini sangat berat. Kaki jadi pegal-pegal dan kram. Ada baiknya untuk membawa koyo atau counterpain untuk melemaskan otot-otot setelah perjalanan seharian.  Namun jika di hotel ada bathtub air panas lebih menyenangkan lagi untuk menyegarkan kembali tubuh.

8. Membawa botol minuman
Mau berhemat saat wisata di Hong Kong? Membawa botol minuman jadi salah satu barang yang mesti temans punya. Kenapa? Karena pemerintah Hong Kong menyediakan tap water di area publik seperti taman, MTR, dan public space lainnya.

Saya membawa botol minuman ukuran 1,5 liter. Saat sampai di bandara, isilah botol minuman tersebut untuk bekal perjalanan kita. Nanti bakal ketemu lagi banyak tap water di area publik. Emang kenapa nggak beli saja? Ya boleh-boleh daja sih, tapi kalau bisa hemat kenapa nggak? Satu botol minuman di Hong Kong sekitar 11 HKD atau setara dengan Rp 20.000. Lumayan banget kan buat pulang pergi naik ding ding tram di Hong Kong Island, hehe.

9. Membawa camilan yang mengenyangkan
Nah loh bawa apaan dong. Saya banyak membawa camilan seperti Fitbar dan sebangsanya. Karena kalau mau ngemil disana belum tentu kehalalannya ya temans. Atau bisa juga membawa kentang balado teri, abon dan makanan kering lainnya. Saya juga membawa mie gelas jaga-jaga kalau tengah malam kelaparan di hotel.

10. Membeli Octopus Card
Octopus Card ini semacam kartu flash di Indonesia dan EZ Link di Singapura. Bisa dipakai untuk transportasi publik di Hong Kong seperti MTR, tram, bus dan ferry. Octopus Card juga bisa untuk beli produk di Seven Eleven Hong Kong loh, asik banget. Dengan memakai public transportation, kita akan lebih bisa berhemat dibandingkan jika bepergian dengan taksi atau sewa. 


Harga Octopus Card per Maret 2017 adalah 150 HKD, dimana 50 HKD-nya sebagai deposit yang nanti bisa kita ambil jika ingin meninggalkan Hong Kong. Octopus Card bisa dibeli di bandara, stasiun dan MTR di Hong Kong. Kayaknya memang wajib beli kartu yang satu ini kalau backpacker-an, bisa lebih irit, hehe.

Sementara sampai di sini saja tips-tips hemat liburan backpackeran di Hong Kong. Tunggu kisah perjalanan saya selanjutnya ya..bisa beberapa seri ini perjalanan di Hong Kong.


Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "10 Tips Liburan Hemat ke Hong Kong"

  1. aku blm pernah liburan ke hongkong , pingin juga bisa per5gi ke sana

    BalasHapus
  2. weh, banyak juga yang mesti dibawa ya mba lingga. KAlau toiletnya kering bisa bisa daku nahan deh sampe ketemu air haha... ndeso banget deh

    BalasHapus
  3. kerrn mb ke HK haratis aku jg pgn hahaha btw aku plg ga suka toulet kering pas nginep di hotel di malaysia toilet kering akhirnya bawa air pake gelas wkwkk keliatan stupid tp emg kek mb ga biasa aja y asa ga enak

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)