Dunia Lingga

Ajari Anak Mampu Menjaga Dirinya Yuk

Akhir-akhir ini pasti kita dibuat miris dengan kasus grup porno dan pedofil di Facebook. Kasus ini jadi perhatian masyarakat setelah Diskrimum Polda Metro membongkar kejahatan pornografi anak jaringan internasional dengan nama Official Candy's Group.

Grup ini mewajibkan membernya mengirim link video pornografi anak, jepang, hingga kartun agar admin meng-approve menjadi member. Kontennya pun miris, berupa film persenggamaan anak dibawah umur dengan orang dewasa. Meski grup ini sudah di banned, bukan berarti habis perkara. Bukan berarti anak-anak kita bisa tumbuh dengan aman. 

Terdapat empat orang admin yang usianya 16-25 tahun, mirisnya ada perempuannya juga yang mengurus grup tersebut. Sementara korbannya? Seumur anak saya, 2 tahun sampai 8 tahunan. Ya Allah, miris hati ini melihat berita ini. Masih jelas dalam ingatan saya kasus Emon, sang pedofil dan predator anak asal Sukabumi, kini kita harus dihadapkan dengan kenyataan yang lebih mengkhawatirkan kalangan orang tua. Pedofil hadir di dunia maya!

Pertama kali lihat screenshoot kasus grup tersebut saya memang tidak terlalu kaget.Kegundahan ini sebelumnya bisa kita lihat pada tulisan-tulisan dan seminar  ibu Elly Risman, bahwa Indonesia sudah darurat pornografi. Si biang keladi pornografi ini pada akhirnya semakin meningkatkan kekerasan seksual terhadap anak. Bisa kita lihat link-nya pada situs ini.

Orang tua mana sih yang ingin anaknya jadi korban para pedofil atau sodomi? Gak, gak ada yang mau. Tapi bagaimana cara kita orang tua membentengi anak-anak kita? 

Menutup segala akses medsos dan internet? Sama saja ngajak perang dunia ketiga.
Tidak memperbolehkan anak bermain dengan teman atau saudaranya? Wah, tambah ngajak perang nih emaknya.

Sebelumnya, saya sempat bertemu ibu Erlinda, Sekjen KPAI saat saya masih bekerja di lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggp. Menurutnya, peningkatan laporan ini karena pencegahan kekerasan seksual terhadap anak tidak dilakukan secara sistematis dan terintegrasi. Perlu ada gerakan nasional secara bersama. Memang sudah ada payung Inpres Nomor 5 Tahun 2014 tentang Gerakan Nasional Anti-Kejahatan Seksual Terhadap Anak, tapi belum dilakukan secara maksimal, konon lagi-lagi menyoal komitmen anggaran.

Lantas apa yang bisa kita lakukan sebagai orang tua ketika predator anak berkeliaran di dunia maya dan dunia nyata?

Salah satu caranya adalah mengedukasi anak agar mampu menjaga diri dari kekerasan seksual terhadap anak. Edukasi inilah yang pernah dilakukan ACT dengan membuat flyer edukatif berupa gambar visual yang mengajarkan anak untuk melindungi diri. Ajarkan mereka untuk mengetahui mana bagian tubuh yang tidak boleh dilihat dan disentuh sembarang orang. Ibu-ibu bisa mengunduh flyernya di sini.

Nah, buat orang tua juga ada tipsnya nih di flyer. Beberapa di antaranya adalah:
1. Mandikan dan pakaikan baju anak sendiri
2. Selalu periksa kondisi tubuh anak
3. Jangan biarkan orang tak dikenal menyentuh anak
4. Sering mengobrol dan memeluk anak
5. Memberi pakaian yang sopan
6. Tidak kerap memarahi anak, berkata baik dan lemah lembut. 

Semoga anak-anak kita terlindung dari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain kita orang tuanya, siapa lagi yang dapat meminimalisir aksi keji para predator anak di lingkungan terdekat. Wallahualam

Subscribe to receive free email updates:

16 Responses to "Ajari Anak Mampu Menjaga Dirinya Yuk"

  1. Mba bermanfaat sekali sharingnya, saya juga udah save gambarnya, terima kasih sudah disharing :)

    ReplyDelete
  2. Ya Allah serem amat sudah merambah sampe ke fesbuk :((
    Sbg calon ortu saya juga was2 gimana nanti menyikapi internet untuk anak2. Pengennya sih gak ngenalin gadget dulu kalo anak msh kecil.. Kalo Mbak sendiri apa sudah ngenalkan gadget sejak kecil?

    ReplyDelete
  3. Asli mbak. Kemarin itu liat di timeline fb statusnya mba Rach. Sereem banget sekarang. Harus lebih hati2 kita semua.

    ReplyDelete
  4. Thanks for sharing, mbak. bermanfaat flyernya.

    ReplyDelete
  5. Emang miris banget ya mba, predator udah memasuki dunia maya. Harus banyak2 ngobrol sama anak dan pastinya minta perlindungan yg terbaik dr-Nya. Btw, izin save flyer nya jg, pengen print deh rasanya...

    ReplyDelete
  6. Amien semoga anak2 kita terlindungi dan terjaga.

    ReplyDelete
  7. Akhir-akhir ini aku menghindari lihat berita karena tahu banyak berita ngeri termasuk soal pornografi. Pas baca langsung ngelus dada. Semoga semakin banyak orang tua yang benar-benar aware dan paham soal ini ya.

    ReplyDelete
  8. yes... walau masih kecil tetap anak beri pakaian yg sopan.. kalo perlu jangan biasain..yg mini..dengan alasan cantik lucu..

    ReplyDelete
  9. Yuk bersahabat dengan anak! Sepakat banget dengan tipsnya. Kitalah yang harus menjaga anak-anak kita dari kejahatan yang sering terjadi

    ReplyDelete
  10. Duh semakin khawatir sekarang dengan kondisi dunia luar terhadap anak-anak.

    ReplyDelete
  11. Duh semakin khawatir sekarang dengan kondisi dunia luar terhadap anak-anak.

    ReplyDelete
  12. Saya makin waspada dengan penjagaan anak sekarang ini, anak saya cewek kelas satu SD, Saya sudah tekankan, bagian-bagian mana yang gak boleh dipegang orang lain. Mudah-mudahan jangan sampai terjadi sama anak kita ya mbak.aamiin.

    ReplyDelete
  13. Ngeri dengar berita pedofil dan jual-beli organ tubuh dengan menculik anak. Anak cewe dan cowo sama-sama bisa jadi target. Semoga lingkunganku aman.

    ReplyDelete
  14. Sedih, marah, gak karuan rasanya kalau ada kasus kejahatan yg melibatkan anak Moga2 anak2 kita sellau terlindungi ya mbk aamiin

    ReplyDelete
  15. Aku langsung pindahin n ngapusin foto anak2 d IG. Ooh duniaa

    ReplyDelete
  16. Infografisnya suka bgt. Informatif.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)