Dunia Lingga

Menyesap Eksotisme Pantai Mutun dan Pulau Tangkil


Assalamualaikum sahabat,

“Traveling – it leaves you speechless, then turns you into a storyteller.”

Pernah dengar quote ini? Quote ini merupakan kata-kata Ibnu Batutah. Saya setuju dengannya. Travelling menjadikan saya tak bisa berkata-kata saking takjubnya jika mengunjungi tempat baru. Dengan travelling, kita bisa menjadi storyteller akan hidup kita.


Satu lagi tempat yang saya kunjungi selama hidup saya. Yakni Pantai Mutun dan Pulai Tangkil. Keduanya terletak di  Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Padang Cermin,Lampung.

Perjalanan saya kali ini merupakan rangkaian dari piknik ke kebun Sunpride sehari sebelumnya. Rombongan blogger dan media bertolak dari Novotel Lampung menuju Pantai Mutun di pagi hari. Suasana masih terlihat mendung. Namun, hal ini tak menyurutkan langkah kami ke sana.


Pantai Mutun sendiri tak terlalu jauh dari pusat kota Lampung. Hanya butuh waktu setengah jam untuk sampai ke pantai ini dari Novotel Lampung.

Pantai yang dikelola oleh Tangkil Resor ini bisa jadi pilihan untuk berwisata dengan ragam pilihan olahraga air yang menarik. Setelah sampai di Pantai Mutun, kami beristirahat sejenak sambil menunggu boat menuju Pulau Tangkil.

Oiya, untuk tiket masuk sendiri tergolong murah. Tiket masuk motor sebesar RP 5000 dan mobil sebesar Rp 10.000. Pantai berpasir putih ini menghadap ke Teluk Lampung dan merupakan pantai yang paling dekat dengan Bandar Lampung.


Karena kami datang bukan di saat weekend, pantai ini masih sepi. Pengunjung dapat dihitung dengan jari. Hal ini tentu mengasyikkan karena kita dapat menikmati pantai dengan leluasa. Setelah boat siap, kami segera menuju Pulau Tangkil. Untuk boat sendiri, biaya satu orang sekitar Rp 10.000. Harga yang cukup murah bukan? Kami sih tak perlu repot-repot karena pihak Sunpride sudah mengurus semuanya, 


Hanya sekitar 15 menit untuk sampai ke Pulau Tangkil dari Pantai Mutun. Di Pulau Tangkil, kami menyewa pondokan yang menghadap pantai. Entah berapa harga sewa pondokan, yang pasti kami berpindah-pindah pondokan untuk mencari yang nyaman. 

Katanya sih, pondokan saat weekdays tidak dimintai bayaran karena memang sangat sepi. Sementara kalau weekend dan libur nasional, pondokan dihargai mulai dari Rp 30.000- Rp 100.000 tergantung ukuran.



Di sini, terdapat arena air yang cukup menantang. Mulai dari banana boat hingga parasailing satu-satunya di Lampung. Sayangnya, kami tak membawa baju ganti. Sehingga, tak ada satupun dari rombongan yang nyebur ke laut. Kami lebih banyak menikmati keindahan pantai dan laut biru yang memanjakan mata.

Oiya, selain banana boat dan parasailing, pulau yang memiliki luar 12 hektar ini memiliki banyak fasilitas. Mulai dari penginapan, agrowisata, watersport, kendaraan ATV dan arena outbond. Sayangnya memang waktu kami terbatas karena harus segera berada di bandara sebelum dhuhur untuk kembali ke Jakarta. 


Sebelum pulang, kami menemukan spot cantik untuk berfoto-foto. Maka, spot ini seperti menjadi antrian panjang para banci foto, haha..termasuk saya. Pengalaman ini tak akan terlupakan buat saya, terima kasih Sunpride..













Subscribe to receive free email updates:

7 Responses to "Menyesap Eksotisme Pantai Mutun dan Pulau Tangkil "

  1. Wow beneran nemu spot cantik tuh di pantai Pulau Tangkil.
    Kece banget ih. Jadi pengen ke pantai.

    TFS, mbak.
    Senang yaa jalan2 ke kebun Sunpride

    ReplyDelete
  2. bagus banget mbak pemandangan lautnya, benar-benar bikin takjub ya

    ReplyDelete
  3. potonya bikin mupeeng, hmm pengen nyobain parasailing.
    Btw itu pondokan dengan harga segitu masih murah banget yaa, atulah ikot ke sanaaa!!

    ReplyDelete
  4. Cakep banget pantainya Mba. Masya Allah.
    Aturan bawa baju ganti tuh, biar lebih puas main airnya, hihi. Nggak marem kalau ke pantai tapi nggak nyebur :D

    ReplyDelete
  5. Keren banget pantainya jernih banget airnya. Lampung banyak ya wisata pantainya, salam kenal mba lingga.

    ReplyDelete
  6. MasyaAllah mba lingga pantainya baguss banget.... aaaa jd pengenn ke lampung... btw utk bekpeker ke lampung aman gak sih...??

    ReplyDelete
  7. Pantainya bersih Mbk, aku udah lama enggak ke sana hehe :) coba tahu ke Lampung kita ketemuan ya :)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)