Dunia Lingga

[Review] 7 Hal yang Membuat Warkop DKI Reborn Sukses Dipasaran



Assalamualaikum, apa kabarr? Baik ya semua. Apalagi di hari Minggu seperti ini enaknya menghabiskan waktu bersama keluarga.

Daripada mager, mending cus jalan-jalan kemana gitu. Biar pikiran fresh dan siap menjalani hari Senin. Nah, biar gak stres, menonton yang lucu-lucu bisa jadi pilihan teman-teman. Salah satu film lucu yang lagi nge-hits adalah Warkop DKI Reborn Jangkrik Bos Part 1.

Saya dan suami baru saja nonton film yang dirilis 8 September ini. Agak terlambat sih, karena malas buat ngantri kalau diawal-penayangan. Kami menonton di Plaza Blok M selepas maraton memenuhi undangan pernikahan di Senayan.

Penasaran sama film ini dan banyak review bilang bagus, akhirnya kami menonton meskipun lelah berkepanjangan memenuhi undangan hihii. Well, di Plaza Blok M yang sepi ini, ternyata bioskopnya rame. Rame karena film Warkop DKI. Tiga layar selalu dipenuhi manusia-manusia penasaran melihat Abimana Arya jadi buncit (saya manusianya).

Nggak heran penuh, sejak pemutaran perdananya 8 September lalu, film ini menyedot lebih kurang 4 juta penonton. Rekor AADC2 terpatahkan deh. Rekor penayangan perdananya pun mengalahkan Laskar Pelangi yang mencapai 270 ribu penonton.

Lalu, mengapa film ini bisa sangat sukses, padahal dengan jalan cerita yang menurut saya biasa saja?

1. Banyak orang penasaran
Rasa penasaran manusia Indonesia akan Warkop DKI reborn mungkin bisa jadi alasannya. Seperti kita tahu, film-film warkop sudah menjadi ikon film komedi yang tak lekang oleh waktu. Diputar berulangkali di televisi tetap tak bosan untuk menontonnya kembali. Rasa penasaran apa perbedaan film warkop DKI dahulu dengan versi sekarang. Bagaimana Warkop DKI rasa Abimana, Tora dan Vino. Ituuuuh...

2. Akting para pemainnya
Inilah kenapa Warkop DKI Reborn diminati penonton Indonesia. Pemain-pemain kawakan dihadirkan disini. Abimana Arya yang memerankan Dono, jadi aktor film laris manis 2 tahun kebelakang ini. Mulai dari film religi seperti Bulan Terbelah di Langit Amerika hingga film Sabtu Bersama Bapak, Abimana sukses memerankan peran-perannya.  

Tak heran jika Abimana memperoleh penghargaan sebagai Aktor Terlaris dalam anugerah Indonesian Box Office Movie Awards 2016 berkat perannya sebagai Rangga dalam film Bulan Terbelah di Langit Amerika.

Vino.G Bastian pun demikian, selalu sukses dengan film-filmya. Terakhir, film Toba Dreams yang juga memperlihatkan kemulusan akting Vino. Sementara Tora bisa juga dibilang aktor komedi yang sudah banyak pengalamannya. Di tahun 2007, kalau gak salah dia sempat jadi pemeran utama pria terbaik versi Indonesia Movie Awards.

Dari ketiga aktor ini, entah kenapa saya paling suka akting Abimana. Tanpa mengesampingkan yang lain, Abimana sukses memerankan Dono. Dari segi perawakan yang buncit dan gigi yang agak maju..hehee..saya jatuh cinta sama akting bapak yang satu ini. Ekspresi muka hingga logat pun kena banget sama Dono.

3. Melibatkan stand up comedian
Saat ini, stand up comedian memang sedang berjaya. Film-film komedian stand up laku keras di pasaran. Entah itu film karya Raditya Dika, film koh Ernest, hingga film-film serial Comic 8. Bisa jadi ini strategi marketing juga ya dari pihak produser. Memasang stand up comedian yang juga banyak penggemarnya bisa jadi ladang menggeruk tambang uang. Meski hanya cameo dan numpang lewat, para stand up comedian ini bikin film ini penuh rasa.

Coba saja melihat Yuda Keling yang disangka hantu oleh trip Warkop karena kulitnya yang hitam legam. Aiih ini scene lucu banget. Saya dan suami entah berapa kali ngakak selama nonton film ini. Banyak lagi deh scene-scene gak jelas tapi lucu banget.

4. Lawakan khas berbalut satir politik
Tak hanya kekonyolan ketiga pemainnya, film ini saya rasa menyajikan lawakan yang juga dipenuhi isu politik. Mulai dari polisi suap, kasus hambalang, hingga pejabat tukang tidur. Lawakan-lawakan di film ini jadi suguhan menarik meski tak melupakan isu yang berkembang di masyarakat. Great job buat penulis skenarionya.

5. Warkop dki yang lahir kembali
Sesuai dengan judul filmnya, warkop dki serasa hadir kembali. Kehadiran Dono, Kasino dan Indro tentu dirindukan masyarakat. Bahkan, istri Indro Warkop konon menangis hanya karena menonton trailernya. Abimana, Tora dan Vino 'kena banget' memerankan Dono Kasino Indro

6..Promosi besar-besaran
Kesuksesan Warkop DKI reborn ini takkan sama jika tanpa promosi yang dilakukan secara massif. Pihak Falcone Pictures sendiri telah menggelontorkan 25M hanya untuk promosi film. Dan katanya, sudah balik modal dengan jutaan penonton yang memadati bioskop. Hingga 10 hari tayang, falcon pictures masih gencar melakukan promosi

7. Film asing yang tak berjaya
Di liburan idhul adha kali ini, tak ada film bagus yang menjadi pesaing warkop. Baik film dalam dan luar negeri yang kelihatannya tidak menarik penonton Indonesia. Pete's Dragon cuma gitu-gitu aja. Tak ada film-film Marvel yang sedang berseliweran. Ini bisa jadi gerbang kesuksesan warkop untuk menarik penonton yang hanya menyukai film asing.

Lepas dari semua itu, kesuksesan Warkop DKI reborn menjadi tongkat estafet kesuksesan film-film tanah air. Semoga, tongkat estafet film Indonesia yang berjaya di negeri sendiri semakin banyak dicetak sineas-sineas Indonesia. Oiya, jangan lupa jika hendak menonton bersama anak, harap waspada. Karena film ini diperuntukkan kalangan 17 tahun ke atas. Masih terlalu banyak komedi splastik berbau porno yang diumbar membuat film ini sangat tak cocok untuk anak-anak. Jangkriiiiik boooss....


Spoiler: film dibuka oleh anchor yang mana pakde Indro jadi meme uget-uget baca berita. Masuk ke karakter masing-masing pemain mulai dari Dono hingga Indro. Mereka tergabung dalam pasukan Chips penjaga keamanan, semacam swastanya kepolisian.

Bukannya menjaga keamanan, ketiganya justru kerap melakukan kekonyolan yang berujung pada ulah yang tidak disengaja. Dari sinilah si bos marah dan memberi tugas mereka untuk menangkap begal yang berkeliaran.

Datanglah Shopie si bule peranakan Perancis yang diperankan Hanna Elrasyid sebagai anggota Chips baru. Lihat bule cantik dan seksi trio warkop cari perhatian shopie. Dapatlah si Dono dengan bahasa Perancis bounjour nya itu bikin shopie histeris.

Petualangan pun dimulai untuk menangkap begal. Bukannya menangkap begal, mereka justru membuat kekacauan  di masyarakat. Haha..ini lucu banget saat motor Chips beterbangan. Karena ini mereka didenda pengadilan untuk membayar 8 miliar dan harus diberikan dalam jangka satu minggu. Lalu, dari mendapatkan uang sebanyak itu?

Segala cara dilakukan. Mulai dari pinjem ke pakde Dono yang kaya raya tapi pikun hingga niat untuk ngepet. Cuh..haha..keberuntungan datang ketika korban tabrak lari yang mereka tolong  meninggalkan rute harta karun.

Petualangan mencari harta pun dimulai. Dimulai di Malaysia. Dan bersambung di Warkop DKI reborn part 2. Apa saya akan menonton yang part2 nanti? Sepertinya iya..

Subscribe to receive free email updates:

10 Responses to "[Review] 7 Hal yang Membuat Warkop DKI Reborn Sukses Dipasaran"

  1. Aiihhh Warkop DKI emang nggak ada matinya deh. Suka banget sama film-film Warkop biar kata banyak orang yang bilang slapstik humornya. Soalnya, warkop udah melegenda dan punya tempat sendiri di hati, tsaahh. Waktu kecil soalnya sering diajak ke bioskop buat nonton Warkop. Cuma sayangnya belum sempat nonton Warkop Reborn, bioskop deket rumah penuh terus euy. Nanti kalo udah agak lowong mau nonton aahh.

    ReplyDelete
  2. Waaaah ada sambungannya ternyata, aku belum nonton film ini. Entah masih tayang nggak ya di bioskop di kotaku :D

    ReplyDelete
  3. Waah Mbak Lingga udah nonton yah. AKu jadi penasaran hehehe. Blm nonton euy :D

    btw kalimat yg ini bikin aku ngakak hehehehe >>> Banyak lagi deh scene-scene gak jelas tapi lucu banget.

    ReplyDelete
  4. Kabarnya baju ketat dan gurauan jorok,khas Warkop DKI ada di situ ya Mbak? Jadi ingat salah satu film DKI yang diawali berita semacam itu. Tapi saya penasaran akting mereka sih. Soal nonton... entahlah

    ReplyDelete
  5. Film ini kesuksesannya melebihi film Cinta ya Mbak. Yang nonton banyak banget...

    ReplyDelete
  6. Timingnta dia pas banget emang, di saat pelem luar yg keren2 lagi sepi...dia reborn :D

    Karna pernah ada film Indonesia bagus, timingnya kurang pas. Tayang beberapa hari sebelum Batman VS Superman, eh langsung diturunkan loh begiti si holiwut ini tayang hiks sediiih :(

    ReplyDelete
  7. Belum nonton tapi kata teman2 sih emang lucu (kecuali bagian Nikita M******, hahah)

    ReplyDelete
  8. Promonya gencar memang dan membangkitkan kenangan lama itu yang bikin orang pgn nonton. Kebayang, dulu hampir tiap minggu film DKI diulang-ulang terus dan sampe hafal. Hahaha. Tapi sayang, saya nggak bisa nonton kali ini karena nggak bisa sambil ngangon bocah.

    ReplyDelete
  9. Wah, fenomenal lagi nih filmnya.
    Jaman saya kecil, terpingkal-pingkal liat filmnya.

    ReplyDelete
  10. Penasaran sama film ini. Bagi yg lahir tahun2 70-an pasti nostalgia banget.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)