Dunia Lingga

Pengalaman Seru Liburan ke Pantai Untuk Pertama Kalinya Bersama Anak



Pantai merupakan tempat liburan yang menyenangkan apabila dihabiskan bersama keluarga. Beach is always a good idea, ya gak sih? Liburan kali ini, kami sekeluarga ke Pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Dan untuk kali pertama Arfa melihat pantai dan bermain di pantai. Bapaknya Arfa yang sudah masuk kerja sempat khawatir karena ada berita ombak pasang di Pelabuhan Ratu yang makan korban baru-baru ini.







Sebelum ke pantai, kami membeli ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Ratu untuk dibakar dan digoreng di pantai. Kami membeli cumi jumbo 2 kilogram dengan harga 100 ribu. Kemudian ikan gerong dan tambak per kilonya 60 ribu rupiah. Arfa baru pertama kali diajak ke TPI dan melihat berbagai jenis ikan dan teman-temannya. Arfa ketakutan saat Uwa-nya menunjukkan lobster. Geli mungkin dia melihatnya.


Bapaknya sampai wanti-wanti untuk tidak berenang di pantai. Ya, saya sanggupi permintaannya itu. Kami hanya bermain di bibir pantai meski saat itu ombak sedang landai. Namun, memang banyak yang bilang, ombak pantai Pelabuhan Ratu itu menipu. Seperti landai namun ternyata mampu menyeret korban jika tak waspada. Banyak pula yang menghubung-hubungkan dengan adanya keterlibatan ratu pantai selatan, Nyi Roro Kidul.




Arfa senang sekaligus takjub melihat pantai. Untuk maen pasir sih dia sering maen di rumah atau main sintetik sand. Namun saat di pantai, dia terlihat ketakutan di awal. Bahkan, kena pasir pantai saja seperti jijik. Namun, selama setengah jam kemudian, dia terlihat lebih dapat menyesuaikan diri. Bahkan main pasir sampai kotor semua badannya. Saya tidak mempersiapkan alat bermainnya di pantai karena acara liburan ini benar-benar dadakan.

Setelah bermain pasir, tibalah saat ia mendekati ombak di pantai. Saya membiarkan dia merasakan deburan ombak dan rasa air laut yang asin. Ia menggosok-gosok matanya karena mungkin merasa perih. Mukanya terlihat serius karena takut namun excited karena sesekali memekikkan suara tawanya yang khas.


Arfa hanya bermain satu jam di pantai dan saya membawakan minyak telon juga baju ganti Arfa. Setelah ganti baju. Arfa saya suapi ikan goreng buatan Abahnya. Makannya lahap karena lapar habis bermain air. Habis itu, dia terlelap di saung-saung pinggir pantai yang kami sewa. Liburan kali ini Arfa benar-benar senang.

Agar liburan ke pantai untuk pertama kalinya ini sukses, saya melakukan persiapan tersendiri untuk si anak bujang ini. Pertama, tentu membawa perlengkapan Arfa seperti diaper dan perlengkapan lainnya. Kedua, bawa obat-obatan yang diperluka terutama minyak angin untuk menghindari masuk angin. Ketiga, membawa makanan dan camilan agar perutnya tidak kosong saat bermain. Jangan lupa juga selalu membawa air minum karena pasti anak merasa kehausan setelah bermain.



Yang terakhir dan terpenting, tak perlu mengambil pusing jika membawa balita ke pantai adalah kegiatan yang merepotkan dan rumit. Berikan kegembiraan pada anak-anak sehingga dapat berpengaruh positif terhadap perkembangan mereka.










Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Pengalaman Seru Liburan ke Pantai Untuk Pertama Kalinya Bersama Anak"

  1. Wah, putranya baru satu ya, sedang senang-senangnya eksplore juga tuh usia putranya.

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)