Dunia Lingga

Perpustakaan On The Street Relawan Siaga Nusantara, Cara Jitu Menarik Minat Baca Masyarakat

Banyak cara dilakukan oleh komunitas pecinta baca untuk menularkan minat membaca. Salah satunya dengan menggelar perpustakaan on the street atau perpustakaan di jalan. Perpustakaan Relawan Siaga Nusantara (RSN) salah satu yang aktif melakoni hal mulia tersebut.

Perpustakaan yang berlokasi di Jalan Turangga Bandung ini setiap pekannya membawa kardus berisi ratusan buku untuk dibaca pengunjung Car Free Day di Jalan Dago Bandung. Beberapa kardus yang berisi buku anak-anak, novel, komik, hingga koran diangkut dengan motor, ojek, bahkan angkot.

Program ini dilakukan perpustakaan RSN karena melihat minimnya animo masyarakat yang membaca di perpustakaan. Perpustakaan masih dianggap tempat yang 'sakral' untuk membaca. Sehingga, pembaca tak berminat untuk membaca di perpustakaan.

Menurut pengurus perpustakaan yang diinisiasi oleh Rumah Zakat ini, Devi Malarasanti, aksi relawan tak berhenti setelah buku-buku digelar di jalan. Beberapa diantara relawan menjadi 'ranger baca' atau agen minat baca dengan menceritakan buku yang telah dibaca di depan khalayak umum.

"Seperti melakukan pidato yang isinya tentang sinopsis sebuah buku. Dengan menceritakan isi buku, pengunjung yang tidak suka membaca jadi tertarik membaca buku tersebut,"ujar dia.

Kegiatan 'ranger baca' ini tak hanya dilakukan setiap hari Ahad, tapi juga setiap Sabtu di perpustakaan RSN. Setiap pertemuan, anggota perpustakaan harus membagi ilmu apa yang didapat dari sebuah buku.

Salah satu pengunjung perpustakaan saat car free day belum lama ini, Dinda Astiana, warga asal T.B Ismail mengatakan, sangat terkesan dengan semangat para relawan yang berpidato di depan khalayak. "Luar biasa aksi mereka, semoga bisa dicontoh oleh komunitas lain,"ungkap dia.

Anggota perpustakaan tidak hanya siswa dan mahasiswa, tapi juga guru taman kanak-kanak, guru SD, sampai preman. "Ada juga pecinta alam yang selalu membagi ilmu mengenai cinta lingkungan. Bagi kita-kita yang malas baca, dengan kegiatan seperti ini sangat membantu,"ujar dia.

Untuk menjadi anggota perpustakaan RSN, sangat mudah syaratnya. Yakni hanya dengan mengisi formulir dan bersedia aktif di perpustakaan yang memiliki koleksi ratusan buku ini.

Selain aktif dalam menularkan minat baca, perpustakaan RSN juga mengajarkan membaca anak-anak jalanan dan anak-anak putus sekolah. Devi mengatakan, membantu anak-anak yang kurang mampu dan anak-anak jalanan menjadi hal yang wajib untuk terus dilakukan.

Perpustakaan RSN juga menggelar edukasi untuk masyarakat sekitar tentang semangat cinta lingkungan. Belum lama ini, relawan perpustakaan melakukan penghijauan tanaman gantung yang bekerja sama dengan karang taruna setempat. Budidaya tanaman gantung, kata Devi, masih jarang dilakukan penghuni rumah. Padahal, tanaman gantung tidak memakan ruang yang banyak dan sangat mudah pemeliharaannya.

"Selain untuk penghijauan, juga untuk menanam tanaman yang bisa digunakan masyarakat seperti sayuran dan obat-obatan,"ujar dia.

Perpustakaan RSN juga aktif menggalang dana untuk terkumpulnya 10 ribu Alquran yang akan diwakafkan ke daerah-daerah yang membutuhkan. Sekitar bulan Agustus, wakaf Alquran akan dikirimkan ke Lembata Flores. Menurut Devi, tak hanya Alquran yang dikirimkan, tetapi juga mukena, kerudung dan pakaian muslim untuk warga yang membutuhkan.

Selain itu, perpustakaan RSN juga aktif bekerja sama dengan beberapa komunitas untuk menularkan minat baca. "Kita pernah bekerja sama dengan klub motor Anak Cumi dan sahur bersama komunitas anak jalanan,"ujar dia.

Perpustakaan yang diketuai oleh mahasiswa dari Fiksi Ganesha, Pardiman ini berharap dapat membuat lembaga training untuk peningkatan minat baca dan juga training mengenai kepenulisan dan jurnalistik.

"Dengan begitu, perpustakaan selalu aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat,"ungkap dia.

Sayangnya, beberapa kendala kerap kali dihadapi managemen perpustakaan RSN. Hal utama adalah minimnya sumber daya manusia yang dengan sukarela dan konsisten untuk aktif di perpustakaan RSN. "Karena sifatnya sukarela, anggota banyak yang aktif tapi tiba-tiba menghilang,"ujar dia.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perpustakaan On The Street Relawan Siaga Nusantara, Cara Jitu Menarik Minat Baca Masyarakat"

Posting Komentar

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)