Dunia Lingga

Sukses Karena Membaca



Lego Ergo Scio, adalah istilah bahasa Latin yang artinya saya baca buku maka saya tahu. Dengan tahu, orang dapat melakukan apa saja. Ingin menjadi orang sukses? Modal utamanya adalah membaca. Menurut penulis skenario dan sutradara Garin Nugroho, sayangnya membaca sering disalahartikan hanya dengan membaca teks. Padahal, membaca yang utama adalah membaca gejala.

Sutradara film Pasir Berbisik ini mengatakan, tidak ada penemuan-penemuan yang lahir tanpa gejala. Hukum gravitasi misalnya, ada karena sang penemu, Isaac Newton, mampu membaca gejala alam. Newton terinspirasi dari jatuhnya buah apel. Lahirlah hukum gravitasi bumi, yaitu benda-benda ditarik ke arah pusat bumi.

 "Seluruh pencapaian karir saya juga karena membaca gejala, baik membaca buku maupun gejala alam,"ujar dia dalam seminar Lego Ergo Scio di ITB Bandung.

Menurutnya, kalau aktivitas membaca hanya sekadar membaca, maka generasi yang ada hanya generasi kemasan. "Perkembangan teknologi elektronik, membuat generasi yang keras kepala karena hanya membaca dari jendela rumahnya saja,"ujar dia.

Proses penting dalam membaca adalah memori, seleksi dan pengulangan. Ini artinya,tidak membaca maka tidak mempunyai memori. Dengan kata lain, jika tidak mempunyai memori, dapat disebut gila. Menurutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang memunyai memori dalam sejarah bangsa mereka.

"Apa jadinya bangsa yang tidak punya memori, ya dapat dibilang bangsa gila,"ujar dia.

Membaca juga harus menimbulkan dorongan dengan dijadikan sesuatu yang bersifat gerakan. Ia menjelaskan, dengan membaca, seluruh indra di tubuh ini dibangkitkan untuk mencipta sesuatu. Setelah mencipta sesuatu, ujar dia, deskripsikan apa yang ada dan mengelaborasi hal-hal kecil apapun.

"Orang-orang menjadi kreatif bukan dari hal-hal mewah dan besar, justru datang dari hal-hal kecil,"kata dia.

Setelah itu, yang menjadi penting dari membaca adalah, menuliskan kembali lewat karya. "Jangan hanya terdiam, lakukan sesuatu. Yakni menulis,"ujar dia.

Menulis dapat diawali dengan meniru. Ia melanjutkan, banyak orang yang tidak mau meniru apa yang telah dilakukan para pemimpin terdahulu. Sebagian orang nyinyir dengan kata meniru. Padahal, meniru bukanlah menjiplak. Kini, banyak orang yang gengsinya lebih tinggi dari pengetahuannya.

"Mulailah dengan menulis,"ujar dia.

Sementara itu, seminar yang berlangsung di beberapa universitas di Bandung ini juga menghadirkan penulis dan stand up comedian, Soleh Solihun. Soleh Solihun yang juga aktif menulis di blog ini juga membagi proses kreatif menulis dan pentingnya membaca.

Membaca bukan hal baru baginya. Keluarga sudah membiasakan untuk gemar membaca. Cara itulah yang mungkin dapat mengubah kebiasaan membaca. Membaca juga harus disertai dengan menulis. "Jika sudah terbiasa membaca, maka kemampuan menulis pun akan semakin terasah,"ujar dia.

Meski begitu, rasa malas membaca menjadi godaan yang paling besar. Untuk itu, ada trik-trik tersendiri dalam membaca. Menurut wartawan sebuah majalah musik ini, cobalah membaca topik-topik yang disukai. Misalnya, jika menyukai topik olahraga, bacalah dan tulislah topik mengenai olahraga.

"Ini akan meningkatkan motivasi jika kita menggeluti apa yang kita sukai,"ujar dia.

Pria yang sudah menelurkan dua buku ini juga mengatakan, untuk dapat membuat tulisan yang bagus, diperlukan sudut pandang yang jelas dan jika memerlukan narasumber, maka carilah pertanyaan yang menarik. "Beberapa orang membuat tulisan dengan outline, ada juga yang tidak. Itu tidak masalah selama kita mendapatkan sudut pandang yang tepat,"ujar dia.

Membuat tulisan bagus, lanjut dia, bukan hanya dengan kata-kata yang penuh dengan unsur ilmiah, namun dapat menggugah pembacanya. "Menulis dengan baik yakni penulis mengetahui apa yang ingin disampaikan,"ujar dia.

Sejatinya, jika ingin menulis yang bagus dan menarik, semua dimulai dengan membaca dan menempatkan diri menjadi pembaca. "Menulis jangan takut salah, tulis saja. Tapi ingat, proses menulis akan berhasil jika disertai dengan latar belakang membaca.,"ujar dia.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sukses Karena Membaca"

Posting Komentar

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)