Dunia Lingga

Belah Doeren, Jagonya Olahan Duren di Bandung



Durian. Buah ini selalu dicari para pecintanya. Bukan saja keharuman dan rasanya yang legit, durian atau duren juga punya banyak manfaat. Buah duren mengandung fosfor dan zat besi sepuluh kali lebih besar daripada yang terdapat dalam buah pisang.

Namun demikian, para pecinta duren terkadang kesulitan mendapatkan buah yang satu ini jika tidak dalam musimnya. Nah, Bagi Anda yang tinggal di wilayah Bandung dan sekitarnya tak perlu khawatir. Anda dapat menikmati duren dengan cara unik, yakni dengan mengunjungi kios Belah Doeren di Jalan Trunojoyo No 23 Bandung. 

Belah Doeren merupakan nama kios cemilan hasil kreasi dari olahan duren. Mulai dari pancake duren, duren goreng, soes duren, duren saus vanila, duren bakar, martabak unyil dan martabak duren keju. Meski hanya berupa kios, olahan duren di sini selalu ramai dikunjungi pembeli. Bahkan, sudah terkenal ke luar kota. Salah satu pengunjung dari kawasan Kopo, Putri (17 tahun) sengaja datang karena tergiur dengan gambar yang beredar di sosial media.

"Saya baru pertama pertama kali ke sini dan sangat puas dengan makanannya. Nanti mau datang ke sini lagi,"ujar dia.

Sang //owner// Belah Doeren adalah Mega Agna Annisa (26) dan suami Prawira (28). Pada awalnya, Mega menuturkan, ide membuat Belah Doeren datang dari tawaran seorang kawan yakni pemilik dari Bebek Garang untuk mengisi outlet di pelataran Bebek Garang Cempaka Putih Jakarta. Mega mulai meriset makanan-makanan yang kemungkinan bisa laku di pasaran. Dan duren adalah pilihan tepat yang ada di benaknya.

"Saya melihat tukang duren Medan begitu banyak dikunjungi. Sampai akhirnya saya riset ke toko khusus duren, lalu saya amati perilaku konsumennya dan dirasa potensial. Hingga akhirnya saya mantap untuk membuka olahan duren,"ujar dia.

Setelah membuka kios di Cempaka Putih, respons pembeli sangat positif. Kemudian, ia membuka cabang di Bandung. Dan rupanya, pangsa pasar di Bandung di luar dugaan dan lebih potensial dari Jakarta. Menurut dia, market Bandung cukup sempit, sehingga lebih mudah untuk memasarkannya. Selain itu, karena kisaran harga produknya yang murah, sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu membuat anak muda tertarik dan membelinya berulang kali.

"Akhirnya kami berdua fokus dan suami juga mengundurkan dari pekerjaan untuk menjadi wirausaha,"ujar lulusan Polban ini.

Pada awalnya, ia membuat produk yang agak berbeda dari produk olahan duren lainnya. Menu andalan yang ditawarkan berupa duren saus vanila. Menu ini berisi campuran daging duren, ketan hitam dan saus vanila. Hanya dengan Rp 25 ribu, pembeli dapat merasakan sensasi duren yang berbeda. "Saya awalnya berpikir, bagaimana supaya makan duren //nggak// enek,"ujar dia. 

Menu lainnya yang paling diminati pembeli adalah Pancake Duren. Selain itu, terdapat duren goreng, yakni seperti risoles yang isinya berupa daging duren dan keju mozarella. Kemudian, dipanir dan digoreng. "Boleh dikatakan, hampir merata penjualannya, tapi paling favorit adalah pancake duren. Setiap hari sekitar 150 pancake terjual,"ujar dia. Menurut Mega, ia dapat memeroleh omset 3-4 juta per harinya. 

Nama Belah Doeren merupakan pikiran //nyeleneh// dari Mega dan Prawira. Belah Doeren, ujar dia, sangat mudah untuk diingat. Dan jika dikaitkan dengan filosofi, Belah Doeren identik dengan sesuatu //experience// yang ditunggu-tunggu dan dinantikan. Ia berharap, Belah Doeren menjadi sesuatu yang terus dinantikan dan membuat ketagihan para pecinta duren. 

Untuk menjaga kualitas, ia mendapatkan pasokan duren dari perkebunan di daerah Sumatera Utara. Belah Doeren juga membedakan dengan penjual lainnya dengan terus menjaga kualitas dan terus berinovasi. Terdapat sekitar 15 orang yang membantunya dalam pelayanan dan produksi. Untuk produksi, ia memberdayakan ibu-ibu di sekitar rumahnya. Setiap harinya, sekitar 20 kilogram daging duren dibutuhkan untuk memproduksi varian olahan duren.
  
Selain itu, media sosial seperti Twitter dirasanya sangat berpengaruh terhadap pemasaran Belah Doeren. Menurut dia, segencar-gencarnya promosi adalah yang dapat membuat konsumen kembali memesan (repeat order). Dari media Twitter, ujar dia, pemasaran dapat dilakukan dengan efek berantai. Namun tentu, ia harus lebih komunikatid dan terus melakukan promosi. Tentu, hal ini sekaligus menjadi tantangan baginya untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas produk. 

"Twitter @belahdoeren punya follower sampai ribuan. Walaupun belum dikelola dengan baik tapi produk kami direspons dengan baik,"ujar dia. 

Mega mengatakan, berharap secara bertahap dapat lebih memaksimalkan pelayanan dengan membuka tempat sendiri. Belah Doeren dalam seminggu ini melayani //delivery service//. Dalam seharinya, ujar Mega, staf Belah Doeren dapat mengantar produk ke 20 alamat yang memesan. "Sementara ini kami terlebih dahulu memberikan yang terbaik untuk pecinta duren. Nanti ke depan, kami mampu menjadi pilihan pertama para pecinta duren untuk menikmati duren,"ujar dia. 



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Belah Doeren, Jagonya Olahan Duren di Bandung"

Post a Comment

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)