Dunia Lingga

Bikepacker Nekat, Sensasi Berpetualang ala Danny Bent


 


 Berkelana membuatmu terdiam takjub, lalu perlahan mengubahmu menjadi orang yang pandai bercerita .

Kalimat ini diucapkan traveler  tangguh Islam, Ibnu Batutah. Konsep ini tampaknya diterapkan oleh  traveler yang juga penulis buku 'You've Gone Too Far This Time, Sir!', Danny Bent. Nah, saya bakal sedikit cerita tentang buku yang dikasih kantor..ehehe...

Buku yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul 'Bikepacker Nekat' ini menceritakan perjalanan keliling dunia Danny Bent menggunakan sepeda. Ia melakukan perjalanan dengan bersepeda sejauh 15 ribu kilometer dari Inggris ke India untuk menggalang dana bagi ActionAid. Perjalanan Danny  menembus daratan Eropa, negara-negara pecahan Uni Soviet, Rusia, Cina, Pakistan, hingga ke jantung India.

Sejak kecil, Danny yang hiperaktif sudah dibiasakan bepergian bersama orangtuanya, sehingga ia tak asing lagi dengan apa pun yang berbau petualangan. Saat dewasa dan bekerja, ia mengalami kejenuhan dan pergulatan batin yang biasa dirasakan kaum pekerja kantoran.  Rasa bosan yang mengilhaminya untuk melakukan perjalanan membahayakan itu.

Perjalanan yang dialami Danny Bent tergolong cukup keras. Dapat dibayangkan, Danny harus mengayuh sepeda sambil terbatuk-batuk di belakang truk besar yang menyemburkan debu dan asap knalpot. Ia juga harus menuruni jurang dengan kedalaman ratusan meter dengan tangan yang kebas untuk mengerem, otot terkilir hingga sadel sepeda yang robek-robek.

Danny juga nyaris mati karena keracunan makanan dan dehidrasi atau dikerjai penjaga perbatasan yang galak dan doyan korupsi. Bahkan, Danny sempat diolok-olok sebagai pesepakbola Wayne Rooney yang tersesat. Masyarakat yang Danny temui beragam sifatnya. Ada yang ramah, ada yang mengajak berkelahi di jalan, hingga ada pula yang mengundangnya untuk menari di tengah stadion yang ramai. Perjalanan Danny ini menjanjikan ketegangan maksimal sekaligus kisah petualangan yang seru, hangat, dan menakjubkan di setiap halamannya.

Buku yang diterbitkan Penerbit Qanita setebal 358 halaman ini diceritakan dengan bahasa yang lugas dan beberapa ilustrasi menarik. Sehingga, buku tidak membosankan para pembacanya. Buku ini seperti mendengar seorang teman yang bercerita perjalanan epiknya. Danny menulis dengan gaya kocak walau sedikit agak sarkastis. Buku ini layak untuk dibaca para pecinta petualangan di seluruh dunia, khususnya Indonesia.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bikepacker Nekat, Sensasi Berpetualang ala Danny Bent"

Posting Komentar

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)