Dunia Lingga

Jurnalis Menulis

Sudah cukup lama saya menjadi jurnalis. Satu tahun satu bulan. Nyatanya, kemampuan menulis saya masih belum sebagus penulis-penulis atau jurnalis lain. Saya masih belajar. Menulis dan berbagi. Menulis memang jadi keseharian jurnalis, entah itu menulis dari awal, atau bahasa yang umum di dunia junalis copy paste..kloning.

Awal mula jadi jurnalis, tentu saya jetlag. Pasalnya, dunia jurnalis itu dinamis, harus siap sedia dan berpikir cepat untuk menulis laporan ketika dikejar kata DATELINE. Unik. Menarik. Menjadi jurnalis. Dari menjadi jurnalis, saya tahu, saya belajar dan saya harus bisa menganalisis.

Selama satu tahun itu, saya seperti hiatus dari dunia blog.  Entah kenapa, sibuk atau malas menuliskan apa yang ada dipikiran saya. Saya sibuk mencari dan membuat berita, bertemu narasumber dan kemungkinan tersihir oleh tempat-tempat baru yang saya kunjungi.

Selama di Repubika, sudah tiga tempat saya jelajahi. Tangerang Selatan, Kedubes-kedubes dan berita internasional, dan sekarang Paris Van Java. Semuanya berproses, saya jalani, penuh peluh tapi humor. Mungkin nanti sesi cerita menjadi jurnalis, manis dan pahitnya. Halaah..

Sekarang, saya merasa harus kembali. Kembali aktif menulis, karena dengan menulis, kita berpikir. Melalui menulis, otak tidak tumpul. melalui menulis, daya analisis semakin uat. Entah, menjadi jurnalis atau tidak, saya harus tetap menulis. Hidup menuliiiiis...!! *heningsejenak


Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Jurnalis Menulis"

  1. Haih.. udah lama banget ga liat blog ini aktif.. Kanjeeeeen.. :P

    BalasHapus
  2. ini gue juga baru balik lagi ke blog ini des hehe, hidup menulis

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)