Dunia Lingga

Super Junior, Super Group, Super Boyband

Saat ini sembilan personel Super Junior (SuJu) mungkin sudah bersiap untuk menutup tur Super Show 4 di kampung halaman mereka. Namun, bagi para Elf (Ever lasting Friends) Indonesia sebutan penggemar SuJu, kedatangan mereka masih kuat membekas di hati.

Super Show 4, tur yang digelar SuJu untuk mempromosikan album studio kelima mereka, Mr Simple, mencatat rekor di mana-mana. Dimulai pada 19 November 2011 di Seoul, konser ini akan berakhir di Seoul pada 26 dan 27 Mei 2012. Seoul, Osaka, Tokyo, Taipei, Makau, Shanghai, Bangkok, Paris, Jakarta, di semua kota itu kecuali Paris, pertunjukan SuJu digelar lebih dari satu show.

Di Taiwan, boyband Ko rea Selatan ini mencatat rekor sebagai konser dengan penjualan tiket tercepat. Juga satu-satunya artis yang pernah konser tunggal selama empat hari. Selain itu di Jakarta, Super Show 4 yang awalnya hanya akan digelar dua kali, bertambah menjadi tiga kali karena membeludaknya permintaan. Itu pun masih banyak Elf Indonesia yang tidak kebagian tiket.



Jam menunjukkan pukul delapan saat lampu-lampu dalam arena konser boyband asal Korea Selatan ini, dimatikan. Dihelat di Mata Elang Internasional Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta, konser bertajuk Super Show 4 ini dibuka dengan video visual efek masing-masing personel. Tata panggung di-setting bisa menjangkau semua penonton termasuk yang duduk di tribun dengan bantuan dua crane. Efek spesial, seperti kembang api, air mancur di atas panggung, sinar laser, dan VCR di sela-sela konser sangat memanjakan Elf secara visual.

Lagu nge-beat Superman, menjadi pertanda dimulainya aksi panggung hari kedua Super Junior di Jakarta. Lagu di album kelima Super Junior itu mengantar sembilan personel ke atas panggung. Sepuluh ribu Elf sontak histeris. Merinding mendengar sekian banyak remaja begitu antusias. SuJu langsung menggeber arena konser dengan Opera dan Man in Love. MEIS yang belum sempurna jadi seakan mau runtuh.

Boyband yang dibentuk pada 2005 itu juga menunjukkan profesionalitas mereka saat tiba-tiba layar raksasa di atas panggung mendadak blank sekitar satu menit. Iringan musik pun tiba-tiba mati. Padahal, lagu Walkin sudah ada di pertengahan, para personel SuJu pun sudah ‘beterbangan’ di atas panggung, replika pesawat juga ditampilkan.

Eunhyuk cepat tanggap, ia langsung mengajak fans ngobrol. Lee Donghae, Ryeowook, Yesung, dan Sungmin pun sahut-menyahut agar suasana panggung kembali hidup. Belakangan diketahui sequencer komputer mengalami crash sehingga harus di-restart agar sinkron dengan tampilan di multimedia.



Setelah You Are My Endless Love dan Rokkugo, penonton seolah diberi kesempatan istirahat dengan diputarnya video aktivitas SuJu di Indonesia. Konser memang didesain untuk membuat penonton tak habis berteriak atau tertawa. Rasa ‘Indonesia’ pun diselipkan di sana-sini. Shindong menari diiringi lagu Vidi Aldiano, Cinta Jangan Kau Pergi, Leetuk menyapa penonton dengan bahasa Indonesia, Eunhyuk berkelakar dengan memarodikan salah satu artis Indonesia, Mike Lewis.

Mereka juga berusaha membuat penonton tertawa dengan memarodikan beberapa tokoh besar dunia, seperti Marlyn Monroe, Steve Jobs, Britney Spears, Hulk Hogan, dan banyak yang lainnya saat membawakan Good Friends.

Sejak merilis album ketiga, Sorry Sorry pada 2009, Super Junior telah ditunggu penggemarnya di Indonesia. Beberapa kali mereka diisukan mampir ke Jakarta pada awal 2011-an. Sebelumnya, Super Junior memang pernah mampir ke Indonesia, namun hanya untuk mengisi konser kebudayaan antara Indonesia dan Korea Selatan.

Satu hal yang sedikit mengganggu adalah beberapa kali mereka sempat terlihat lipsync. Suara Kyuhyun yang menyanyikan lagu milik Stevie Wonder Isn’t She Lovely juga terdengar naik turun. Padahal, dari sembilan anggota, Kyuhyun sering disebut memiliki kualitas vokal yang paling baik. Namun, secara umum, pertunjukan mereka wajib diberi acungan jempol. Mereka terlihat sangat ingin membahagiakan penonton dengan memberi suguhan entertainment lengkap selama 3,5 jam.

Mereka mampu menari dan menyanyi nyaris non setop tanpa kelelahan yang berarti. Energi penonton tak habis apalagi saat intro Mr Simple dimainkan. Lagu tersebut bisa dibilang merupakan seri hits dari SuJu selain Sorry Sorry dan Bonamana yang menyebabkan sensasi gelombang K-Pop di seluruh dunia.

Pada dasarnya, konser Super Show 4 ini tampilannya tidak terlalu berbeda dengan beberapa negara yang dikunjungi oleh Suju sebelumnya. Mulai dari konsep panggung, konsep tari, cara menghibur penonton, sampai daftar lagunya. Tinggal jokejoke- nya yang disesuaikan dengan negara yang didatangi.

Namun untuk konsep panggung, konser ini memberi suguhan yang lengkap. Tata panggung, lampu, serta background video menggunakan digitalisasi cang gih. Air mancur di t ngah-tengah panggung serta konsep terbang di udara dari para personelnya.

Khusus untuk proyeksi visualnya, tersedia tiga layar raksasa, satu di tengah panggung dan dua lagi di kanan da kiri panggung. Beberapa personel SuJu pun sempat muncul menyanyi di atas crane yang langsung disambut meriah oleh para penonton. Pada lagu Our Love teks terpampang di ketiga layar raksasa yang membuat penonton menyanyi bareng. SuJu kembali menyihir penonton saat meng-cover sound track film legendaris, Sounds of the Music.



 

SuJu memang bisa dibilang boyband papan atas Korea. Terbilang 500 ribu kopi album mereka terjual di negeri ginseng tersebut. Mr Simple juga menduduki posisi satu di berbagai tangga lagu tak hanya di Korea, tapi di seluruh Asia. Bahkan di Taiwan, lagu itu berada di posisi pertama selama 34 minggu.

Konser mendekati klimaks ketika SuJu menyanyikan hits andalan di album ketiga me reka, Sorry Sorry. Tarian khas Sorry Sorry dengan mudah diikuti penonton. Di akhir acara, personel SuJu mengungkapkan rasa harunya dengan penerimaan yang luar biasa di Indonesia. Suguhan hampir empat jam malam itu pun ditutup dengan “Miracle” yang ceria dan ringan khas Super Junior. ¦ ed: wulan tunjung palupi/republika

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Super Junior, Super Group, Super Boyband"

Post a Comment

Terima kasih sudah memberi komentar di dunia lingga. Tabiik :)